Halo Jember - Gresik kembali menjadi tuan rumah salah satu haul tokoh agama yang paling dihormati di Jawa Timur.
Haul ke-70 Al-Habib Al-Qutb Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf atau disebut Habib Abu Bakar Gresik ini akan digelar selama dua hari, yaitu 13–14 Juni 2025, bertepatan dengan 17–18 Dzulhijjah 1446 H.
Rangkaian acara akan dilaksanakan di sejumlah titik, khususnya di kediaman keluarga besar Habib Abu Bakar Assegaf yang terletak di Jl. KH. Zubair No. 93 dan 52, Gresik.
Acara dimulai pada Jumat sore, 13 Juni 2025, dengan kegiatan rauha dan khatmil kitab Ihya’ Ulumuddin.
Kitab karya Imam Al-Ghazali ini dikenal sebagai salah satu literatur klasik Islam paling berpengaruh dalam bidang tasawuf. Baca Juga: Mengenal Kyai Sekar Ponpes Al Amri Leces Probolinggo. Dikenal Ahli Tasawuf
Pada malam harinya, dilanjutkan dengan hadrah atau pembacaan syair-syair pujian kepada Rasulullah SAW, yang akan dihadiri oleh berbagai grup hadrah dari dalam dan luar kota.
Puncak acara akan berlangsung pada Sabtu, 14 Juni 2025, di Masjid Jami' Gresik, mulai pukul 09.00 WIB.
Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Jawa Timur, bahkan dari luar provinsi, diperkirakan akan hadir.
Al Habib Abu Bakar Assegaf adalah ulama kharismatik kelahiran Gresik, yang dikenal sebagai pemimpin spiritual, tokoh dakwah, dan pendidik umat.
Beliau merupakan salah satu habaib keturunan Yaman yang memainkan peran penting dalam dakwah Islam di kawasan pesisir utara Jawa.
Dikenal sebagai tokoh yang mengutamakan adab, toleransi, dan akhlak, Habib Abu Bakar dihormati lintas kelompok, baik kalangan tradisionalis maupun modernis.
Semasa hidupnya, beliau aktif membina majelis-majelis ilmu dan dzikir, serta membuka ruang dialog bagi siapa pun yang datang dengan niat mencari ilmu.
Warisan intelektual dan spiritual beliau kini diteruskan oleh keturunannya, termasuk Habib Syekh bin Abu Bakar Assegaf, yang juga aktif berdakwah di Gresik dan sekitarnya.
Haul ini tidak sekadar ajang doa dan ziarah, tetapi juga momen kebangkitan spiritual bagi para jamaah.
Dalam suasana yang khusyuk dan damai, para hadirin diingatkan kembali akan pentingnya menjaga akhlak, cinta pada ulama, dan nilai-nilai keislaman yang santun.
Penulis: MG25 Ailatul Miza Zulfa
Editor : Dwi Siswanto