Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Gubernur Khofifah: Pembangunan Spillway Sungai Tanggul Jember Jamin Ketersediaan Air Pertanian

Sidkin • Kamis, 12 Juni 2025 | 02:00 WIB

 

Pembangunan Spillway Sungai Tanggul Jember. (Biro Adm. Pimpinan Pemprov Jatim)
Pembangunan Spillway Sungai Tanggul Jember. (Biro Adm. Pimpinan Pemprov Jatim)

JEMBERHalo Jember -  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pembangunan spillway (bangunan pelimpah luapan air) Sungai Tanggul di Kabupaten Jember bisa menjamin ketersediaan air pertanian.

Hal itu disampaikan Khofifah melalui keterangan resminya, Rabu (11/6/2025).

Pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di Jember itu mulai dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPUSDA) Jatim.

Bangunan pelimpah luapan air (spillway) di Sungai Tanggul Jember ini berlokasi di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

"Proyek pembangunan pelimpah Sungai Tanggul ini menjadi respons kami atas kondisi kritis yang ditimbulkan oleh perubahan alur Sungai Tanggul tersebut pasca banjir 2019 kemarin,” kata Khofifah, melalui keterangan resmi yang diterima Halo Jember, Rabu (11/6/2025).

Pascabanjir itu, terjadi perubahan alur sungai dan memunculkan muara baru yang langsung menuju Laut Selatan.

Kondisi itu mengakibatkan para petani mengalami defisit air, sehingga secara swadaya sampai dengan ini menggunakan sumur pompa untuk mengairi lahan pertaniannya.

"Alhamdulillah, dengan bangunan pelimpah ini, sawah yang sudah tidak teraliri selama enam tahun terakhir diharapkan bisa kembali dialiri," lanjutnya.

Pembangunan spillway ini bertujuan untuk mengatur aliran Sungai Tanggul yang terbagi menjadi dua aliran, yakni ke Sungai Tanggul alur lama dan shortcut ke muara baru.

Nantinya aliran itu akan berdampak pada terjaminnya ketersediaan air bagi lahan pertanian warga seluas 1.000 hektare.

Tak hanya itu, pembangunan spillway juga bertujuan untuk mencegah intrusi air laut (naiknya batas antara permukaan air tanah dengan permukaan air laut ke arah daratan) ke areal pertanian di bagian hilir.

 

Nantinya, bangunan pelimpah ini akan membagi debit air harian maupun saat banjir.

Sehingga aliran bisa dikendalikan untuk mengairi lahan pertanian, mengurangi potensi banjir, mengembalikan suplai air ke Sungai Tanggul alur lama, serta mengurangi degradasi dasar sungai.

"Mari kita doakan agar pembangunan Bangunan Pelimpah Sungai Tanggul ini segera rampung. Insyaa Allah, dengan ini kita upayakan peningkatan ketahanan pangan di wilayah tersebut dan terhadap risiko banjir serta kekeringan dapat diatasi," jelasnya. (kin)

 

Editor : Sidkin
#sungai tanggul #khofifah indar parawansa #spillway #air pertanian #gubernur khofifah