Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Telan Anggaran Rp 15,6 Miliar, Ini Detail Pembangunan Spillway Sungai Tanggul, Benarkah Menggunakan Bahan Beton?

Sidkin • Kamis, 12 Juni 2025 | 14:00 WIB
Pembangunan Spillway Sungai Tanggul Jember.
Pembangunan Spillway Sungai Tanggul Jember.

JEMBER, Halo Jember - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut pembangunan spillway Sungai Tanggul menelan anggaran Rp 15,6 miliar.

Pembangunan infrastruktur pelimpah luapan air (spillway) di Sungai Tanggul Kabupaten Jember ini telah dimulai.

Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPUSDA) Provinsi Jatim memulai pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

 Baca Juga: Pemprov Jatim Bangun Spillway Sungai Tanggul di Jember, Bisakah Atasi Kekeringan dan Banjir?

Infrastruktur berupa bangunan pelimpah luapan air (spillway) di Sungai Tanggul ini bertujuan mengatur aliran Sungai Tanggul yang terbagi menjadi dua aliran.

Dua aliran yaitu ke Sungai Tanggul alur lama dan shortcut ke muara baru.

Nantinya aliran itu akan berdampak pada terjaminnya ketersediaan air bagi lahan pertanian warga.

Proyek ini dibiayai oleh APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 15,6 miliar.

Sementara untuk pengerjaannya diharapkan selesai dalam waktu 270 hari kalender.

 

"Mari kita doakan agar pembangunan Bangunan Pelimpah Sungai Tanggul ini segera rampung," katanya melalui keterangan resmi yang diterima Halo Jember, Rabu (11/6/2025).

Khofifah menjelaskan, pembangunan infrastruktur ini meliputi pembangunan bendung pelimpah dari beton, pemasangan sistem beton modular, serta pintu penguras bendung berbahan fiberglass.

"Proses pembangunan juga mencakup tahapan persiapan seperti sosialisasi ke masyarakat, mobilisasi alat berat, pembuatan kisdam, dan pengerjaan struktur beton termasuk bored pile serta retaining wall," jelasnya.

Khofifah optimistis, pembangunan spillway Sungai Tanggul bisa meningkatkan ketahanan pangan di sekitar wilayah tersebut.

Tak hanya itu, spillway juga diharapkan dapat mengatasi masalah banjir maupun kekeringan yang sering melanda sekitar Sungai Tanggul.

"Insya Allah, dengan ini kita upayakan peningkatan ketahanan pangan di wilayah tersebut dan terhadap risiko banjir dan kekeringan dapat diatasi. Sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir dan pertanian di Jember bagian selatan," harapnya. (kin)

 

Editor : Sidkin
#Gubernur Khofifah Indar Oarawansa #sungai tanggul #beton #spillway