Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Diduga Terima Teror Bom, Pesawat Saudia Airlines yang Mengangkut Jemaah Haji Jember Mendarat Darurat di Kualanamu Sumut

Sidkin • Minggu, 22 Juni 2025 | 04:45 WIB

Pesawat Saudia Airlines yang mengangkut jemaah haji Jember mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, setelah menerima ancaman bom, Sabtu (21/6/2025).
Pesawat Saudia Airlines yang mengangkut jemaah haji Jember mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, setelah menerima ancaman bom, Sabtu (21/6/2025).
 

DELI SERDANG, Halo Jember – Maskapai Pesawat Saudi Airlines dengan rute penerbangan Jeddah-Bandara Juanda Surabaya mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (21/6) pagi.

Maskapai dengan nomor penerbangan SV-5688 mendarat di Bandara Kualanamu sekira pukul 09.27 WIB.

Pesawat Saudi Airlines yang mengangkut jemaah haji Debarkasi Surabaya kloter 33 ini diisi oleh jemaah haji asal Jember.

Total penumpang pesawat terdiri dari 376 jemaah haji dan 13 crew.

Diduga pesawat mendarat darurat setelah dikabarkan mendapat teror ancaman bom.

Belakangan diketahui, teror bom itu diduga menggunakan sistem komunikasi terenkripsi.

Pelaku menggunakan semacam percakapan langsung atau direct speech seperti VPN. 

Informasi yang dihimpun, dugaan teror bom pertama kali diterima oleh petugas Airnav di Jakarta.

Informasi tersebut diteruskan kepada petugas Air Traffic Control (ATC) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dari ATC Kuala Lumpur, informasi itu diteruskan kepada pilot.

Sekitar pukul 08.55 WIB diperoleh informasi dari Airnav Kualanamu bahwa pilot menerima informasi ancaman bom.

Baca Juga: Pembunuhan Massal di Banyuwangi Dibalik Teror 'Ninja' dan Dukun Santet

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengonfirmasi peristiwa tersebut.

Dia menyampaikan bahwa ancaman bom diterima oleh pilot pesawat tersebut pada pukul 08.55 WIB.

Informasi itu langsung diteruskan kepada Airnav di Bandara Internasional Kualanamu.

“Pilot berkoordinasi dengan airnav Kualanamu untuk melakukan divert atau landing di Kualanamu. Pukul 09.27 WIB, pesawat Saudia Airline landing di Bandara Kualanamu dan untuk saat ini pesawat berposisi di taxiway A5,” terang Kristomei kepada Jawa Pos seperti dikutip Jawa Pos Radar Jember, Sabtu sore.

Tim gabungan TNI-Polri langsung bergerak cepat setelah menerima laporan tersebut.

Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) turut diturunkan.

Pemeriksaan kepada jemaah, barang jemaah, dan pesawat pun dilakukan.

Sementara jemaah diarahkan ke terminal bandara dan dievakuasi ke hotel terdekat.

 

“Seluruh penumpang sudah dievakuasi ke terminal bandara dan sudah dilakukan screening dalam keadaan aman. Dilanjutkan screening terhadap pesawat dan barang-barang penumpang,” jelasnya. (kin)

Editor : Sidkin
#teror bom #Saudia Airlines #haji #jemaah haji #Bandara Kualanamu Deli Serdang #Saudia Airlines mendarat darurat