HALO JEMBER - Pembangunan gedung Sekolah Rakyat terus dipercepat.
Harapannya pertengahan Juli, 100 bangunan berasrama itu sudah bisa digunakan untuk pembelajaran 2025/2026.
Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan 100 gedung untuk pembelajaran pada tahap awal ini.
Nantinya, pemerintah juga bakal menambah 100 lokasi lagi untuk Sekolah Rakyat.
Wakil Menteri Sosial (wamensos) Agus Jabo menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat yang akan dibuka di Bulan Juli ini bersifat sementara.
Sedangkan Sekolah Rakyat yang permanen adalah yang lahannya disiapkan oleh Pemerintah Daerah.
“Untuk itu kami meminta Pemprov, Pemkab, Pemkot menyiapkan lahan 8,5 hektare untuk Sekolah Rakyat yang permanen,” terangnya.
Sekolah Rakyat merupakan komitmen pemerintah dalam menghadirkan akses pendidikan yang merata bagi anak-anak Indonesia.
Terutama anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk pada desil 1 dan desil 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Tahun ini sebanyak 100 lokasi rintisan Sekolah Rakyat menampung 9.755 siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Mereka akan dibimbing oleh 1.554 guru dan 3.390 tenaga pendidikan pendukung.*
Editor : Sidkin