HALO JEMBER - Berikut ini ringkasan kapal-kapal yang pernah tenggelam di Selat Bali, lengkap dengan tahun kejadian dan penyebab utama:
⚓ Kapal PLM Labalikan (Oktober 1985)
-
Tahun: Oktober 1985
-
Penyebab: Diterjang angin kencang dan ombak besar, membuat kapal karam. Sebanyak 13 kru selamat, 12 hilang
⚓ Feri LCT Kaltim Mas II (1994)
-
Tahun: 1994
-
Penyebab: Arus kuat dan ombak tinggi (3–4 m) menyebabkan kapal terbalik dan tenggelam, banyak korban jiwa
⚓ KMP Rafelia II (4 Maret 2016)
-
Tahun: 2016
-
Rute: Gilimanuk → Ketapang
-
Penyebab: Kelebihan muatan—air masuk ke geladak kendaraan, kapal miring dan terbalik dalam hitungan menit
-
Dampak: 6 orang meninggal (2 ABK, 4 penumpang)
⚓ KMP Yunicee (29 Juni 2021)
-
Tahun: 2021
-
Rute: Ketapang → Gilimanuk
-
Penyebab: Terseret arus dan ombak tinggi (3–5 m) saat menanti sandar, menyebabkan kapal miring dan tenggelam dalam waktu cepat
-
Dampak: 4 hingga 7 penumpang meninggal (bervariasi laporan), bangkai ditemukan di kedalaman sekitar 78 m.
⚓ Kapal Slerek Bintang Sokle (23 Agustus 2022)
-
Tahun: 2022
-
Jenis: Kapal pencari ikan
-
Penyebab: Mesin mati, lambung bocor akibat gelombang besar; semua 37 ABK selamat.
⚓ KMP Tunu Pratama Jaya (2 Juli 2025)
-
Tahun: 2025
-
Rute: Ketapang → Gilimanuk
-
Penyebab: Kebocoran di ruang mesin, disusul blackout dan oleng hebat, tenggelam dalam ~25 menit setelah berangkat. Cuaca buruk (gelombang 2–2,5 m) memperparah situasi
-
Dampak: ~31 selamat, 4–5 meninggal, puluhan lainnya hilang
| Tahun | Kapal / Jenis | Penyebab Utama | Korban |
|---|---|---|---|
| 1985 | PLM Labalikan | Ombak & angin besar | 12 hilang |
| 1994 | LCT Kaltim Mas II | Arus kuat & gelombang besar | Puluhan tewas |
| 2016 | KMP Rafelia II | Kelebihan muatan | 6 tewas |
| 2021 | KMP Yunicee | Arus deras & ombak tinggi | 4–7 tewas |
| 2022 | Slerek Bintang Sokle | Mesin mati, bocor saat ombak | Semua selamat |
| 2025 | KMP Tunu Pratama Jaya | Kebocoran mesin + blackout + gelombang tinggi | 4–5 tewas, puluhan hilang |