Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Influencer Lumajang Terima Belasan Paket COD Bernilai Puluhan Juta meski Tak Pernah Pesan, Jadi Korban Doxing?

Sidkin • Rabu, 16 Juli 2025 | 00:40 WIB
Agus Hariyanto menunjukkan paket yang diterima. Influencer Lumajang ini terima paket COD meski tak pernah memesannya. Diduga jadi korban doxing.
Agus Hariyanto menunjukkan paket yang diterima. Influencer Lumajang ini terima paket COD meski tak pernah memesannya. Diduga jadi korban doxing.

LUMAJANG, Halo Jember - Agus Harianto, warga Sumbersuko, Lumajang, Jawa Timur, mengalami kejadian tak menyenangkan.

Selama beberapa hari, dia menerima belasan paket dengan sistem bayar di tempat (COD).

Padahal, kata Agus, dia sama sekali tidak pernah memesannya.

Diduga kuat Agus yang merupakan influencer menjadi korban doxing.

Hal itu yang membuatnya menerima belasan paket beragam jenis. Mulai dari makanan hingga elektronik dan perabotan rumah.

Itu seperti satu unit televisi, empat PlayStation 4, tiga laptop, satu headphone, tiga kasur, dan satu akuarium dengan total nilai barang puluhan juta.

"Total nilai barangnya lebih dari Rp 20 juta. Saya tidak pernah memesan makanan, barang elektronik, ataupun springbed. Semua pesanan itu dari toko berbeda, tetapi akun pemesannya sama, memakai nama saya," ujar Agus.

Dia menduga, pelaku membuat akun palsu di berbagai platform seperti Gojek dan Shopee dengan memakai identitasnya.

Lalu melakukan pemesanan fiktif yang dikirimkan ke alamat lama yang masih tercantum di KTP-nya, yakni rumah orang tuanya.

"Untungnya orang tua saya tidak langsung membayar, mereka sempat menelepon dulu. Tapi kami tetap waswas. Kurirnya juga ada yang marah-marah karena merasa ditipu," tambahnya.

Agus mencurigai teror ini berkaitan dengan aktivitasnya di media sosial, karena ia cukup aktif membuat konten kritis di TikTok, termasuk menyentil kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Email DPR Diretas, Hacker Kirim Pesan Berisi Kritik dan Perlawanan, ‘Matinya Demokrasi di Indonesia’

"Sering bikin konten nyolek pemerintah, kadang juga dapat ancaman. Ada yang bilang, ‘awas, paket datang’, dan sebagainya," ujarnya.

Kasus ini telah dilaporkan Agus ke Polres Lumajang meskipun ia menyadari bahwa proses pengusutan kasus doxing seperti ini bisa memakan waktu dan tidak mudah.

Terpisah, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar membenarkan bahwa pihaknya menerima sejumlah laporan terkait doxing dan tengah menyelidikinya.

"Iya memang ada beberapa laporan doxing yang masuk ke kami dan masih kami lakukan penyelidikan," kata Alex.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan berhati-hati dalam membuka pesan-pesan mencurigakan. Sebab satu klik saja bisa menyebabkan data pribadi bocor.

"Imbauannya hati-hati saat menggunakan gadget, jangan sembarangan klik pesan, meskipun itu dari orang yang kita kenal," imbaunya.*

Editor : Sidkin
#influencer #polres lumajang #tiktok #Doxing #paket cod #penipuan COD