Halo Jember - Kabar kepindahan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember Sukowinarno, menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulungagung, baru-baru ini sempat mengemuka ke publik.
Pejabat eselon dua yang telah lama berkiprah sebagai abdi negara di lingkungan Pemkab Jember ini, dikabarkan pindah tugas melalui mekanisme mutasi antarpimpinan tinggi, sebagaimana diatur dalam PP No. 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS.
Sukowinarno dilantik Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, bersamaan dengan 17 Pejabat Tinggi Pratama lainnya, di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungangung, Rabu lalu (16/7).
Selain itu, kabar lain menyebutkan bahwa Sukowinarno mulai mempersiapkan masa persiapan pensiun.
Sukowinarno dikabarkan ingin mengakhiri karirnya sebagai birokrat di Kota Marmer tersebut, hingga delapan bulan mendatang.
Terlebih, informasi yang dihimpun istri Sukowinarno juga berasal dari Kecamatan Kalidawir, Tulungangung.
Kabar kepindahan tugas Sukowinaro ini juga dibenarkan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.
"Iya benar. Pak Suko pindah tugas ke Tulungangung. Izin dan suratnya sudah saya tandatangani," kata Gus Fawait, sapaan akrabnya, saat ditemui seusai rapat paripurna di gedung DPRD Jember, Kamis (17/7).
Dia menegaskan, meski kepindahan Sukowinarno itu atas sepengetahuannya, namun untuk penggantinya sebagai Kepala BKPSDM Jember, sejauh ini masih belum disampaikan.
Ia menjanjikan akan menyampaikan setelah berkoordinasi dengan Tim Satgas Penataan ASN dan Non ASN Pemkab Jember.
"Ditunggu saja, nanti saya umumkan pengganti Pak Suko sebagai Kepala BKSDM Jember. Sekaligus memanggil satgas penataan birokrat, ASN, dan non ASN, Jember," bebernya.
Baca Juga: Program One Stop Service BKPSDM Jember, ASN Tinggal Duduk Manis Setelah Pensiun
Ia menambahkan, Pemkab Jember berkomitmen meningkatkan performa birokrasi menyusul rencana pemugaran sejumlah OPD.
Selain itu juga ada beberapa pejabat eselon dua yang akan memasuki masa purna tugas.
"Saya punya komitmen bersama DPRD, akan memperjuangkan nasib ASN maupun non ASN," pungkasnya. (mau/dwi)
Editor : Sidkin