JEMBER, Halo Jember - Seusai melihat stok bahan pokok di Pasar Tanjung Jember, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jember, Kamis (31/7/2025).
Salah satunya di SPBU 54.681.04 Jalan Gajah Mada, Kelurahan/Kecamatan Kaliwates.
Di SPBU Gajah Mada, Gubernur melihat langsung proses pengisian bahan bakar ke sejumlah kendaraan.
Khofifah memastikan, distribusi BBM di Jember sudah berjalan lancar.
Dalam kunjungannya, ia menegaskan bahwa pemerintah terus mengupayakan solusi atas keterlambatan pasokan akibat gangguan jalur distribusi.
Ada sejumlah faktor yang menyebabkan distribusi BBM terganggu. Salah satunya karena akses dari Pelabuhan Ketapang terganggu.
"Saya ingin menyampaikan bahwa upaya untuk melancarkan distribusi sudah kami koordinasikan dengan Bapak Menteri Perhubungan," katanya.
Sebetulnya, lanjut Khofifah, armada kapal sudah ditambah dan cukup memadai.
Namun, beberapa hari lalu, BMKG mengeluarkan pengumuman bahwa gelombang laut di perairan Ketapang-Gilimanuk cukup tinggi.
"Karena itu, hingga hari ini, kapal-kapal tidak diperbolehkan berlayar. Mudah-mudahan nanti sore kami sudah mendapatkan greenlight (lampu hijau,Red) dari BMKG," jelasnya.
Hal itu untuk memastikan bahwa kapal bisa kembali berlayar dan distribusi BBM berjalan lancar.
“Jember ini disuplai dari Terminal Tanjung Wangi Banyuwangi. Namun suplai terkendala karena gelombang tinggi di Selat Bali yang menyebabkan antrean kapal di Ketapang,” ujar Khofifah.
Ia mengatakan antrean panjang di jalan menuju ke pelabuhan ikut menghambat pengiriman BBM ke Jember.
Sebagai solusi, distribusi BBM dialihkan dari sejumlah terminal besar lainnya.
“Kami ambil tambahan suplai dari Terminal Surabaya, Malang, bahkan hingga ke Semarang dan Jogja,” bebernya.
Langkah itu dilakukan untuk menjamin stok BBM di Jember tetap tersedia dan tidak kembali langka.
"Mari kita jaga semangat bersama agar ekosistem distribusi kembali pulih," pungkasnya.
Pantauan di lokasi, tidak terjadi antrean panjang seperti beberapa hari terakhir.
Meski demikian, pembatasan pengisian bahan bakar masih tetap diberlakukan.
Selain meninjau, Khofifah juga membagikan bansos bagi driver ojek online (ojol).
Bahkan, ojol juga mendapatkan BBM gratis dari Gubernur. (kin)
Editor : Sidkin