Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Peringati Hari Sungai, Ratusan Orang Bersihkan Sungai Kalijompo dan Bedadung Jember, Kumpulkan Sampah hingga 2 Ton!

Sidkin • Selasa, 5 Agustus 2025 | 03:12 WIB

 

Pegiat lingkungan dan relawan saat aksi bersih Sungai Kalijompo dan Bedadung di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, Kamis lalu (31/7).
Pegiat lingkungan dan relawan saat aksi bersih Sungai Kalijompo dan Bedadung di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, Kamis lalu (31/7).

KALIWATES, Halo Jember – Ratusan pegiat lingkungan, pelajar, relawan, dan anggota desa tangguh bencana (destana) bergotong royong membersihkan Sungai Kalijompo dan Bedadung di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, Kamis (31/7).

Aksi ini merupakan inisiatif dari Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Sumber Daya Air (UPT PSDA) Wilayah Sungai Bondoyudo Baru di Lumajang bersama Dinas Lingkungan Hidup Jember.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Sungai Nasional yang jatuh pada 27 Juli.

Selain memungut sampah dari bantaran dan badan sungai, peserta juga melakukan penanaman pohon dan penebaran benih ikan.

Upaya ini dilakukan demi menjaga kelestarian dan kesehatan ekosistem sungai.

“Ada 50 tanaman ketapang yang kami tanam di dekat sungai dan 10 ribu ekor ikan yang ditebar,” ujar Kepala TPA Pakusari Muhammad Masbut, Sabtu (2/8).

Masbut menjelaskan bahwa kegiatan bersih sungai bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.

Ia mengingatkan bahwa sungai merupakan habitat bagi banyak makhluk hidup.

“Kalau buang sampah di sungai, bukan hanya mencemari air, tapi juga merusak kehidupan mereka,” tegasnya.

Ia mengungkapkan bahwa hampir dua ton sampah berhasil dikumpulkan dari aliran sungai.

Jenis sampah yang paling banyak ditemukan adalah limbah rumah tangga seperti sisa makanan, pembalut, dan popok sekali pakai.

Sampah-sampah ini biasanya mengendap di dasar atau menumpuk di tepian sungai.

Menurutnya, pengelolaan sampah sebenarnya tidak terlalu rumit jika masyarakat mau memilah dan memanfaatkan ulang sejak dari rumah.

“Sehingga sampah yang dibuang ke TPA merupakan sampah residu yang tidak bisa dimanfaatkan lagi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan bersih sungai kali ini sekaligus menjadi pembuka menuju aksi besar World Cleanup Day pada September mendatang.

Saat momen tersebut, seluruh sungai dan fasilitas umum di Jember akan dibersihkan secara massal dengan melibatkan lebih banyak pihak. (kin)

Editor : Sidkin
#jember #sampah di sungai #Sungai Bedadung #DLH #pegiat lingkungan #bersih sungai