Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Mengapa Pelaku Nekat Mencuri Motor Mahasiswa KKN yang Dijaganya di Lumajang, Benarkah Sakit Hati?

Sidkin • Senin, 18 Agustus 2025 | 00:00 WIB
Kapolres Lumajang Alex bertanya kepada Saman, pelaku curanmor milik mahasiswa KKN di Mapolres Lumajang. Benarkah Saman sakit hati.
Kapolres Lumajang Alex bertanya kepada Saman, pelaku curanmor milik mahasiswa KKN di Mapolres Lumajang. Benarkah Saman sakit hati.

LUMAJANG, Halo Jember - Mengapa Pelaku Nekat Mencuri Motor Mahasiswa KKN yang Dijaganya di Lumajang? Benarkah Sakit Hati?

Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) jenis sepeda motor milik mahasiswa KKN di Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Pelakunya adalah Saman, 32, warga setempat, yang juga bertugas sebagai penjaga mahasiswa.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (6/8/2025) dini hari sekira pukul 03.30 WIB.

Dua motor yang dicuri merupakan milik Ika Wahyu Rohmawati, 23, mahasiswa Universitas Islam Negeri KH Achmad Sidiq (UIN KHAS) Jember dan Thoriq, 25, mahasiswa Universitas Jember (Unej).

Saman, mengaku nekat mencuri motor mahasiswa KKN karena sakit hati yang terus dipendam.

Dalam konferensi pers di Mapolres Lumajang, Sabtu (16/8), ia menyebut para mahasiswa dianggap sombong lantaran enggan menyapa warga sekitar.

“Sombong, gak mau nyapa. Kalau yang perempuan masih nyapa, yang laki-laki disapa tidak jawab,” kata Saman dengan nada kesal.

Ironisnya, Saman sejatinya mendapat amanah dari kepala desa untuk menjaga para mahasiswa KKN yang sedang mengabdi di desanya.

Namun rasa tersinggung itu justru membuatnya melibatkan temannya, Sohib, untuk mencuri motor milik mahasiswa.

“Iya disuruh jaga sama pak inggi (kepala desa), tapi anak-anaknya sombong jadi saya ambil,” ujarnya tanpa penyesalan.

Baca Juga: Ini Detail 3 Motor yang Raib Digondol Maling dari Rumah Dinas Kejaksaan Negeri Lumajang

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, menegaskan pihaknya masih memburu empat pelaku lain dalam kasus pencurian ini.

Salah satunya adalah Sohib, rekan Saman saat beraksi di Desa Alun-alun.

Tiga pelaku lain diduga kuat terlibat pencurian motor mahasiswa KKN di rumah Kepala Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh.

“Beda kelompok, ini masih permulaan dan kita akan terus kejar pelaku sampai dapat,” kata Alex menutup penjelasannya. (kin)

Editor : Sidkin
#Mahasiswa KKN #sakit hati #Nekat Mencuri Motor #curanmor