Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Kapolres Jember Bacakan Tuntutan Massa Aksi di Mapolres, tapi Tak Berani Baca Poin ke-4

Sidkin • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 21:55 WIB
Kapolres Jember Bacakan Tuntutan Massa Aksi di Mapolres, tapi Tak Berani Baca Poin ke-4!
Kapolres Jember Bacakan Tuntutan Massa Aksi di Mapolres, tapi Tak Berani Baca Poin ke-4!

JEMBER, Halo Jember - Kapolres Jember bacakan tuntutan massa aksi di Mapolres, tapi tak berani baca poin ke-4.

Massa aksi Amarah Masyarakat Jember (AMJ) memasuki Mapolres Jember, Sabtu (30/8/2025) siang.

Mereka mendesak Kapolres Jember membacakan dan menandatangani tuntutan massa aksi.

Ada lima tuntutan massa. Namun, Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra enggan membacakan poin keempat.

Hal itu terjadi ketika korlap aksi meminta Kapolres membacakan langsung rilis dan lima tuntutan massa.

Kapolres Jember Bobby menaiki mobil orator pada pukul 13.33 WIB.

"Negeri sedang berduka, belasungkawa mengudara di langit Indonesia, jutaan do’a terpanjat dari hati serta raga masyarakat yang tertindas dan dilindas," kata Bobby mengawali tuntutan itu.

Bobby terus membacakan itu di hadapan ratusan massa hingga poin tuntutan.

"Yang pertama, bebaskan seluruh massa aksi yang ditahan. Yang kedua, usut tuntas dan adili seluruh aparat pembunuh dari aktor lapangan hingga otak pemberi perintahnya. Yang ketiga, evaluasi institusi Polri secara menyeluruh," katanya.

Namun saat poin keempat, Bobby enggan membacakannya.

"Yang keempat, ini di luar kemampuan kami," kilahnya.

Sontak, pernyataan itu langsung disambut riuh sorakan massa aksi.

"Yang keempat, empat!," teriak massa.

Meski diteriaki, Bobby tetap melanjutkan membaca tuntutan kelima, lalu menutupnya.

Korlap Aksi Azis menilai, tak dibacakannya poin keempat itu menunjukkan keberpihakan Kapolres Jember terhadap aksi represif polri terhadap masyarakat sipil.

"Kapolres tidak membacakan tuntutan keempat yang berbunyi: Copot Kapolri Listyo Sigit Prabowo karena telah gagal mengubah wajah represif kepolisian," tegasnya.

Tak hanya itu, Kapolres juga enggan menandatangani tuntutan massa aksi tersebut.

Sebelumnya, ratusan massa ini berkumpul di Universitas Jember. Mereka long march menuju DPRD dan menggelar orasi.

Namun saat di DPRD, tak ada satu pun dewan yang menemui. Selanjutnya mereka berjalan menuju Mapolres Jember dan memaksa masuk di halaman Mapolres.

Hingga kini, 14.30 WIB, massa masih bertahan di halaman Mapolres Jember.*

Editor : Sidkin
#massa aksi #Tuntutan Massa Aksi #Listyo Sigit Prabowo #aksi demonstrasi #Akbp Bobby Adimas #Copot Kapolri #Kapolres Jember #polres jember