Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Kampus Unisba dan Unpas Bandung Diserang, Status Safe Zone Dipertanyakan

Dwi Siswanto • Rabu, 3 September 2025 | 00:22 WIB
Insiden Serangan Aparat di Kampus UNISBA dan Unpas Bandung (Medsos X)
Insiden Serangan Aparat di Kampus UNISBA dan Unpas Bandung (Medsos X)

HALO JEMBER – Dua kampus ternama di Kota Bandung, Universitas Islam Bandung ( Unisba ) dan Universitas Pasundan ( Unpas ), menjadi sasaran tembakan gas air mata oleh aparat keamanan pada Selasa, (2/9) dini hari.

Kejadian ini viral di media sosail dan mendapat kecaman dari berbagai pihak, mengingat kampus seharusnya menjadi ruang aman ( safe zone ) bagi mahasiswa maupun civitas akademika.

Berdasarkan Pasal 28 UUD 1945, UU No. 12  Tahun 2012 tentang Pendidikan tinggi, Kampus ( zona netral ) di Indonesia memiliki status sebagai ruang akademik yang seharusnya dilindungi kebebasan berekspresinya.

Aparat bisa masuk jika terdapat dugaan tindak pidana atau kondisi darurat yang mengancam keamanan dan ketertiban umum.

Namun insiden yang terjadi di kampus Unisba dan Unpas, tidak ada kondisi yang bisa mengancam keamanan dan ketertiban umum di lokasi kampus, baik berupa demonstrasi maupun tindakan anarkis.

Rekaman video amatir yang beredar menunjukkan kepanikan saat gas air mata memenuhi ruangan dan lorong kampus, sementara suara rentetan tembakan terdengar jelas.

Tak hanya mahasiswa yang menjadi korban, satpam, bahkan tim medis turut terkena dampak paparan gas air mata.

Situasi ini diperparah dengan terhambatnya akses ambulans yang hendak melakukan evakuasi korban di dalam kampus.

Publik merespons keras insiden ini. Tagar #AllEyesOnBandung #AllEyesOnUnisba, dan #AllEyesOnUnpas menggaung di media sosial, khususnya X.

Salah satu unggahan yang menjadi sorotan datang dari akun LBH Bandung ( @LBHBandung ). Mereka mengecam keras tindakan represif aparat dan menyebutnya sebagai bentuk teror negara.

“Kami mengecam keras tindakan aparat gabungan TNI-POLRI yang menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah kampus UNPAS Tamansari dan UNISBA.

Ini bukan sekadar pelanggaran prosedur, ini adalah teror negara terhadap rakyatnya sendiri,” tulis akun tersebut.

Insiden ini mengaangkat pertanyaan besar mengenai batasan aparat dalam menjaga ketertiban tanpa melanggar fungsi institusi pendidikan.

Kampus yang seharusnya menjadi pelindung demokrasi kini menjadi simbol kerentanan.

Penulis: Fida Nurfauziah Mufiana

Editor : Dwi Siswanto
#Unpas Bandung #mahasiswa #kampus unisba #gas air mata