JEMBER, Halo Jember – Dua pemancing tiba-tiba heboh, Minggu subuh (7/9).
Keduanya yang tengah mencari ikan melihat pemandangan tak biasa. Seekor hiu tutul terdampar di Pantai Pancer, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember.
Hiu tutul sepanjang enam meter itu terdampar di tepi pantai, sekira pukul 04.15 WIB.
Kedua pemancing yang menemukan hiu itu adalah M. Soleh, 42, warga Desa Grenden, Kecamatan Puger, dan Baihaqi, 40, warga Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang.
Mereka awalnya mengira hanya gelombang besar ke tepi pantai.
Namun saat mendekat, keduanya terkejut mendapati tubuh besar bercorak tutul hitam putih tergeletak lemas di bibir pantai.
Berat hiu sebesar itu diperkirakan mencapai dua ton.
Alhasil keduanya langsung melaporkan hal itu ke petugas setempat.
Petugas Marinir, AL, dan Satpolair Polres Jember yang segera tiba di lokasi sempat membantu mendorong hiu kembali ke tengah laut.
Namun upaya itu tak berhasil.
Tak lama kemudian, hiu kembali terseret ke pantai dalam kondisi mati.
“Karena ukurannya besar, penguburan tidak bisa dilakukan manual. Kita akan gunakan alat berat, rencananya Senin (8/9) pagi,” jelas PS KBO Satpolair Polres Jember Aiptu Agus Riyanto, Minggu (7/9).
Agus menduga hiu tutul itu terdampar setelah mengejar mangsa hingga terlalu dekat dengan pantai.
Saat bersamaan, ombak besar datang dan menggiringnya ke tepi.
Hiu tutul merupakan satwa laut dilindungi. Meski bertubuh raksasa, spesies ini dikenal jinak dan tidak berbahaya bagi manusia. (jum/kin)
Editor : Sidkin