Ada 23 unit ambulans dan sejumlah kendaraan lain membawa jenazah dan korban luka-luka ke Jember seusai mengalami kecelakaan di jalur wisata Bromo, Probolinggo.
Owner RS Bina Sehat Faida mengatakan, sebanyak tujuh jenazah berada di RS M Saleh sudah disucikan dan sudah di ambulans Merah Putih.
“Semua korban luka ringan dari PKM Sukapura dan PKM Wonomerto sudah dibawa turun dengan elf dan kendaraan lainnya,” katanya, Minggu (14/9/2025).
Dia menyebut, saat ini rombongan menjadi 23 ambulans.
“Kami dibantu Kapolres Probolinggo AKBP Muh. Wahyudin Latif dan ditambah 1 patwal lagi dari Probolinggo,” jelasnya.
Dia menuturkan, korban merupakan karyawan RSBS dan keluarga.
“Saya lihat di lapangan bus pariwisata menghantam pagar besi hingga roboh,” terang Bupati Jember 2016-2021 itu.
Dia menambahkan, Polda Jatim langsung melakukan olah TKP saat rombongan RSBS dari Jember tiba di lokasi.
Untuk diketahui, bus pariwisata bernopol P 7221 UG itu membawa rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember. Mereka pulang berlibur dari Gunung Bromo.
Nahas, saat melintasi jalan menurun, bus berisi sekitar 55 penumpang itu diduga mengalami rem blong di Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.
Bus yang dikemudikan Albahri, warga Kabupaten Jember, hilang kendali dan menabrak pembatas jalan hingga pagar rumah warga. (kin)
Editor : Sidkin