JEMBER, Halo Jember - Sebanyak tujuh jenazah kecelakaan bus di Jalur Bromo Probolinggo disalatkan di Lapangan Parkir RS Bina Sehat Jember.
Pantauan di lokasi, rombongan korban, keluarga, dan jenazah tiba di kawasan RS Bina Sehat sekira pukul 21.33 WIB.
Rombongan ambulans itu datang berurutan dimulai dari korban luka-luka dan dilanjut korban meninggal dunia.
Terlihat, ambulans yang membawa korban luka langsung menuju ke UGD RS Bina Sehat.
Sementara enam mobil ambulans lain langsung masuk lapangan parkir baru yang berada di selatan UGD.
Satu per satu jenazah itu diturunkan dari ambulans dan ditempatkan di bagian depan.
Satu jenazah yang telah tiba lebih dulu di UGD juga langsung dibawa ke tempat parkir.
Ratusan orang mulai dari kerabat dan keluarga, karyawan, relawan, hingga masyarakat sekitar ikut salat jenazah.
Pihak RS Bina Sehat menyediakan alas terpal untuk jemaah yang salat.
Meski demikian, banyaknya warga membuat alas terpal tak cukup, sehingga mereka salat di atas sandal.
Salat jenazah dipimpin Prof Dahlan, salah satu pengajar di UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember sekaligus pimpinan di Institut Teknologi Pembangunan Surabaya (IPTS) di Jember.
Owner RS Bina Sehat dr Faida mengatakan jenazah korban kecelakaan bus itu telah dipulangkan dari rumah sakit di Probolinggo.
Faida menyebut, ada 52 orang yang tergabung dalam rombongan tersebut. Dari jumlah itu, 7 orang meninggal di lokasi kejadian.
“Satu orang meninggal di UGD RSUD Tongas,” katanya seusai prosesi salat jenazah di lapangan RS Bina Sehat, Minggu (14/9/2025).
Dia menjelaskan, delapan orang yang meninggal itu telah diidentifikasi. 3 di antaranya merupakan anak-anak.
Sementara itu, ada 17 orang yang mengalami luka sedang hingga berat.
“Dua orang terpaksa kami tinggal di Probolinggo karena kondisinya tidak memungkinkan. Belum stabil dan masih kritis. Mudah-mudahan bertahan dan ada jalan untuk sembuh,” jelasnya.
Untuk diketahui, sebanyak tujuh jenazah disalatkan di RSBS. Sedangkan satu jenazah lainnya langsung dibawa ke Madiun untuk dimakamkan di sana.
Sebelumnya, kecelakaan ini terjadi di Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.
Bus pariwisata Hino IND'S 88 dengan nopol P 7221 UG diduga mengalami rem blong saat di jalan menurun seusai dari wisata Gunung Bromo.
Bus menabrak besi pembatas jalan dan pagar rumah warga setempat. (kin)
Editor : Sidkin