Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Anggota DPRD Jember Ini Soroti Lambannya Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Balung: Saya Jengkel!

Sidkin • Rabu, 22 Oktober 2025 | 00:00 WIB
Sekretaris Komisi D DPRD Jember Indi Naidha. Dia jengkel lambannya penanganan kasus dugaan kekerasan seksual di Balung.
Sekretaris Komisi D DPRD Jember Indi Naidha. Dia jengkel lambannya penanganan kasus dugaan kekerasan seksual di Balung.

JEMBER, Halojember.jawapos.com - Dugaan kasus kekerasan seksual di Kecamatan Balung, Jember juga menjadi sorotan tajam dari DPRD Jember.

Seusai menerima laporan itu, Sekretaris Komisi D DPRD Jember Indi Naidha langsung bergerak cepat.

Indi mengumpulkan informasi dan menjenguk korban langsung, Senin (20/10/2025).

Indi menilai penanganan kasus ini berjalan lamban dan tidak mendapat dukungan penuh dari pihak desa.

“Kasus seperti ini harusnya mendapat atensi lebih, terutama dari Unit PPA dan DP3AKB. Kami berkomitmen mengawal sampai pelaku benar-benar diamankan,” tegas Indhi, Selasa (21/10).

Politisi dari PDIP ini mengungkapkan kekecewaannya.

Sebab diketahui pelaku merupakan keluarga dari perangkat desa, namun tidak ada itikad baik dari pihak keluarga pelaku.

“Saya jengkel karena kesannya kasus ini tidak didukung oleh desa, malah seperti dibiarkan terbengkalai. Terbukti keluarga tersangka pun tidak ada niat baik, bahkan datang hanya membawa uang Rp 150 ribu,” jelasnya.

Dia juga menyoroti lambannya proses visum yang dilakukan di RSD Balung.

Dia kaget saat tahu hasil visum belum keluar padahal sudah sepekan berlalu.

Akhirnya dia langsung memberi atensi kepada Direktur RSD Balung agar segera memprioritaskan penanganan itu.

Baca Juga: BREAKING NEWS, Kejari Jember Tetapkan 5 Orang Tersangka Kasus Korupsi Sosraperda

Setelah mendapat perhatian, hasil visum akhirnya keluar dan diserahkan ke Polsek Balung, Senin malam (20/10).

Menurut Indi, kasus ini harus menjadi perhatian serius semua pihak karena menyangkut keadilan bagi korban.

Dia menilai ada indikasi manipulatif dan upaya memperlambat proses hukum.

“Kami tidak mau berhenti di sini. Kami minta kepolisian dan semua pihak terkait mempercepat penyelesaian kasus dan pelaku segera ditangkap,” tegasnya.

Dia menambahkan, penanganan kasus ini akan menjadi tolok ukur kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum. Apalagi kasus ini sudah viral.

Masyarakat pun menunggu penanganan dan kepastian hukum atas kasus tersebut. (kin)

Editor : Sidkin
#kekerasan seksual #DPRD jember #penanganan kasus #kasus dugaan kekerasan #Indi Naidha #Lamban #Jengkel