Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Imbas Banjir di Semarang, KA Pandalungan dan KA Blambangan Ekspres Daop 9 Jember Terlambat Hampir Lima Jam

Sidkin • Rabu, 29 Oktober 2025 | 19:55 WIB
Petugas KAI sedang melakukan pengukuran ketinggian luapan air di jalur KA antara Stasiun Alastua-Semarang Tawang, Rabu (29/10).
Petugas KAI sedang melakukan pengukuran ketinggian luapan air di jalur KA antara Stasiun Alastua-Semarang Tawang, Rabu (29/10).

JEMBER, Halojember.jawapos.com - Imbas terjadinya banjir di Kota Semarang, dua kereta api (KA) jurusan Jember mengalami keterlambatan hampir lima jam.

Banjir yang menggenangi lintasan rel yang menghubungkan Stasiun Alastua dengan Stasiun Semarang Tawang, kawasan Daop 4 Semarang itu terjadi sejak Selasa (28/10/2025).

Dampaknya, KA Blambangan Ekspres relasi Stasiun Ketapang-Pasar Senen dan KA Pandalungan relasi Jember-Gambir (Jakarta) mengalami gangguan perjalanan dan keterlambatan kedatangan di berbagai stasiun di Jawa Timur.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, berdasar laporan terakhir pukul 08.00 WIB, KA Blambangan Ekspres terlambat hampir lima jam atau 290 menit.

Sementara KA Pandalungan mundur tiga jam atau 180 menit.

"Estimasi kedatangan KA Blambangan Ekspres di Stasiun Ketapang sekira pukul 09.30 WIB. Sementara KA Pandalungan diperkirakan tiba di Stasiun Jember pukul 12.00 WIB,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).

 

Meski terjadi keterlambatan saat perjalanan menuju wilayah Daop 9, namun untuk keberangkatan dari Jember, kedua rangkaian tetap dijadwalkan tepat waktu.

KA Blambangan Ekspres dari Stasiun Ketapang pada pukul 15.45 WIB dan KA Pandalungan dijadwalkan berangkat dari Stasiun Jember pada pukul 16.00 WIB.

KAI Daop 9 Jember memaksimalkan waktu perawatan dan pembersihan gerbong agar rangkaian siap dioperasikan sesuai jadwal.

Walaupun dilakukan dengan efisien, proses perawatan tetap mengikuti prosedur standar operasional untuk menjamin keamanan perjalanan dan kenyamanan penumpang.

Sebagai wujud tanggung jawab pelayanan, KAI menyediakan kompensasi sesuai aturan yang berlaku.

Penumpang yang memilih tidak melanjutkan perjalanan berhak memperoleh pengembalian uang tiket secara penuh 100 persen, termasuk bagi mereka yang membatalkan keberangkatan dari stasiun awal.

Tidak hanya itu, untuk penumpang yang stasiun tujuannya terlewat akibat perubahan rute operasional, KAI akan mengupayakan penyediaan transportasi lanjutan ke destinasi akhir.

Jika transportasi pengganti tidak tersedia, uang tiket akan dikembalikan 100 persen di luar biaya pemesanan.

"Penumpang KA Blambangan dan KA Pandalungan juga telah menerima layanan service recovery sesuai ketentuan yang berlaku. Ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab KAI terhadap kenyamanan pelanggan,” tambah Cahyo.

Setidaknya, di lokasi kejadian, tepatnya di KM 2+8/9 antara Alastua – Semarang Tawang, genangan air hingga pukul 06.30 WIB masih cukup tinggi.

Ketinggian air di jalur hulu tercatat mencapai +18,5 cm dan jalur hilir mencapai +21,5 cm.

Tim KAI bersama pihak terkait terus melakukan upaya penanganan dan monitoring lapangan.

KAI Daop 9 Jember mengimbau semua pengguna jasa untuk mengikuti update informasi perjalanan kereta api melalui aplikasi Access by KAI, akun media sosial resmi KAI, atau bertanya langsung kepada petugas stasiun.

“Kami memahami kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. KAI menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya dan berterima kasih atas kesabaran serta pengertian seluruh pengguna jasa. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (kin)

Editor : Sidkin
#jalur rel #Alastua Semarang Tawang #Terlambat #KA Pandalungan #rel KA #KA Blambangan Ekspres #banjir semarang