Jember – Aula SMKN 5 Jember menjadi saksi penting pelaksanaan kegiatan Penandatanganan Zona Integritas yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, bersama seluruh kepala sekolah SMA dan SMK Negeri di lima wilayah Cabang Dinas Pendidikan: Jember- Lumajang, Bondowoso-Situbondo, dan Banyuwangi, Rabu 29 Oktober 2025.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pembinaan PK-PLK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Iva Candraningtyas serta masing-masing Kepala Cabang Dinas Pendidikan dari kelima wilayah tersebut.
Dalam penandatanganan kesepakatan zona integritas ini merupakan bentuk komitmen bersama mulai dari tingkatan paling atas, yaitu Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, hingga seluruh Kepala SMAN SMKN di lima wilayah, Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.
Kadis Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan zona integritas ini merupakan upaya konkret untuk mewujudkan lingkungan birokrasi yang sehat, nyaman, dan bersih dari segala bentuk penyimpangan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan.
“Tema besar dan penting ini harus benar-benar dilaksanakan oleh seluruh kepala sekolah, agar dapat memunculkan karakter yang menjadi contoh bagi generasi mendatang,” ujar Aries Agung Paewai dalam sambutannya.
Aries Agung menambahkan bahwa pemerintahan dan lingkungan kerja birokrasi yang bersih serta berintegritas akan menciptakan kenyamanan dan kepercayaan di tengah masyarakat.
“Sebagai abdi negara, harus menunjukkan integritas dan loyalitas dalam setiap pelayanan pendidikan,” lanjutnya.
Sementara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember-Lumajang, Sugeng Trianto, menyampaikan dukungannya terhadap langkah yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jatim.
“Kami sangat mendukung langkah serius yang diambil oleh Bapak Kadis dalam membangun konstruksi pelayanan yang prima dan sehat di lingkungan pendidikan.
Karena pendidikan adalah tempat membentuk karakter, maka lingkungan pun harus dibangun agar memiliki karakter positif di seluruh pelaku pendidikan,” ungkapnya.
Baca Juga: Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Jember: Perkuat SMK Negeri Gandeng Industri Luar Negeri
Sementara itu, Slamet Riyadi, selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bondowoso–Situbondo sekaligus Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Banyuwangi, juga menilai kegiatan ini sangat penting dan menyeluruh.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus dan penting, karena menyatukan persepsi dan langkah dalam membangun layanan pendidikan yang lebih berkualitas dan berintegritas,” ujarnya.
Menolak Pungli dan Praktik Tidak Sehat di Dunia Pendidikan
Melalui deklarasi zona integritas ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menghapus segala bentuk pungutan liar (pungli), kolusi, dan nepotisme yang dapat menciptakan opini negatif terhadap lembaga pendidikan.
Penerapan zona integritas diharapkan menjadi pondasi kuat bagi terciptanya sistem pendidikan yang bersih, transparan, dan berkeadilan.
Menutup kegiatan tersebut, Aries Agung Paewai berpesan agar setiap kepala sekolah dapat terus memberikan dedikasi dan perubahan nyata dimulai dari hal kecil di lingkungan kerja masing-masing.
“Kepemimpinan yang berintegritas harus hadir di setiap sekolah. Mulailah perubahan dari hal terkecil hingga yang terbesar, demi terwujudnya pendidikan yang semakin baik dan berkualitas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.
Editor : Dwi Siswanto