JEMBER, Halojember.jawapos.com - Gunung kapur di Kecamatan Puger, Jember, longsor pada Senin pagi, 25 Maret 2019 lalu ketika aktivitas tambang masih berlangsung seperti hari-hari sebelumnya.
Longsor terjadi sekitar pukul 07.00 dan langsung menyapu area penambangan terbuka yang berada di bawah tebing setinggi sekitar 20 meter dan lebar 10 meter.
Dalam video yang tersebar luas saat itu, terlihat satu sisi gunung ambrol hanya dalam hitungan detik, menimbulkan abu pekat yang membubung ke udara.
"Longsornya gunung kapur di Kecamatan Puger mengakibatkan dua orang meninggal dunia, dan satu orang lainnya hilang,” ujar Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jember saat itu, Asrah Joyo Widono.
Baca Juga: Gunung Kapur Puger, Panorama Eksotis di Balik Aktivitas Tambang Jember
Asrah menjelaskan bahwa korban tewas adalah Ucok, 29 tahun, dan Hasan, 28 tahun, sementara satu korban lain, Sucipto, 45 tahun, masih dinyatakan hilang.
Enam truk yang sedang beroperasi juga ikut terkubur saat material longsor menimpa area tambang.
Sejumlah saksi menyebut hujan yang terus mengguyur menyebabkan struktur tanah di sekitar tebing menjadi labil.
Penyelidikan sementara menduga faktor alam sebagai penyebab utama runtuhnya tebing kapur tersebut.
Lokasi tambang yang longsor berada di kawasan penambangan terbuka milik CV Kartika Candra di Desa Puger Wetan.
Hingga hari itu, belum ada penjelasan resmi yang mampu memastikan penyebab teknis ambrolnya gunung kapur tersebut.*
Editor : Sidkin