Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Alami Erupsi, Gunung Semeru Lumajang Naik Status ke Level IV Awas

Sidkin • Kamis, 20 November 2025 | 00:30 WIB
Gunung Semeru erupsi dan naik status menjadi level IV Waspada
Gunung Semeru erupsi dan naik status menjadi level IV Waspada

LUMAJANG, Radar Jember - Gunung Semeru yang mengalami erupsi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur tak hanya mengeluarkan awan panas guguran (APG) saja.

Peningkatan aktivitas ini juga membuat Gunung Semeru naik status.

Dari level III Siaga menjadi Level IV Awas. Padahal sebelum-sebelumnya, meski ada peningkatan aktivitas, level semeru masih II waspada.

"Izin menginformasi kenaikan Tingkat Aktivitas G. Semeru dari level III (SIAGA) ke Level IV (AWAS) pada pukul 17.00 WIB," begitu tulis petugas Pos Pantau Gunung Api Semeru Lumajang yang terkirim melalui media sosial.

Akibat peningkatan aktivitas itu, warga diminta untuk menjauhi Gunung Semeru bahkan aliran awan panas gugurannya.

 

Untuk diketahui, Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini meluncurkan awan panas guguran (APG) lebih dari 10 kilometer ke arah Besuk Kobokan.

Sebelumnya, kolom abu berwarna kelabu pekat tampak membumbung tinggi, condong ke barat laut hingga utara.

Ini terekam jelas oleh seismograf Pos Pengamatan Gunung Api Semeru dengan amplitudo maksimum 40 mm selama 16 menit 40 detik.

Kepala BPBD Lumajang Isnugroho menyebut sirine peringatan bahaya telah dibunyikan begitu awan panas tercatat meluncur sekitar pukul 14.13 WIB.

Dua tim TRC segera diberangkatkan ke lereng untuk mengimbau warga menjauh dari aliran sungai yang berhulu di Semeru.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru Lumajang, PVMBG Ingatkan Warga Tak Mendekat

“Dua tim sudah kami terjunkan ke lokasi untuk mengimbau warga menjauh dari zona bahaya,” ujarnya.

Berdasar laporan, PVMBG menyebut, erupsi lebih besar terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Kolom letusan teramati mencapai 2.000 meter di atas puncak atau sekitar 5.676 meter di atas permukaan laut.

Abu vulkanik tampak tebal dan bergerak ke arah utara serta barat laut.

 

Petugas Pos Pantau Gunung Semeru, Mukdas Sofian, mengingatkan warga dan wisatawan agar tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 8 kilometer dari puncak.

“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai. Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 13 kilometer dari puncak,” katanya. (kin)

 

Editor : Sidkin
#gunung semeru erupsi #Level IV (Awas) #erupsi gunung semeru #status gunung semeru saat ini #Status gunung semeru #lumajang