Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Abu Terlalu Tebal, Gladak Perak Lumajang Ditutup Total, Letupan Sekunder Erupsi Gunung Semeru Terjadi

Jumai RJ • Sabtu, 22 November 2025 | 23:50 WIB

 

 

Gladak perak diselimuti kabut akibat lahar dingin (JUMAI/RADAR JEMBER)
Gladak perak diselimuti kabut akibat lahar dingin (JUMAI/RADAR JEMBER)

 

 LUMAJANG, Radar Jember – Jembatan Perak kembali ditutup total, kemarin (22/11). Kabut tebal dan hujan abu vulkanik membuat jarak pandang terganggu.

Jembatan yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Malang Selatan tersebut yang ditutup pada Jumat sore (21/11) karena ada letupan sekunder di Daerah Aliran Sungai (DAS) Besuk Kobo'an. Ditambah hujan deras, hal itu membuat kabut semakin tebal. Kondisi serupa juga kembali kembali terjadi, pada Sabtu siang (22/11).

“Abu tebal terus menutupi jembatan Gladak Perak sehingga sangat berbahaya bagi pengendara,” ujar salah satu petugas di lapangan. Aparat bahkan menempatkan personel sebelum jembatan untuk memastikan tidak ada pengendara yang memaksa melintas.

Walau Jembatan Perak ditutup, tapi masih ada pengendara yang tetap memaksa lewat. Petugas meminta mereka menyalakan lampu besar dan membunyikan klakson agar tetap terlihat dalam kondisi gelap. Sepanjang jalan menuju jembatan dari arah Malang maupun Lumajang. Pada siang hari, suasana di sekitar Gladak Perak terasa gelap akibat tertutup abu vulkanik.

Akibat kondisi tersebut, banyak pengendara memilih putar balik. Syamsuri (45), warga Malang yang hendak menuju Jember bersama keluarga, mengaku terpaksa kembali karena jembatan tertutup abu tebal.

“Gelap sekali, jalan juga licin. Kami memilih pulang saja,” ujarnya.

Kendaraan yang nekat melintas terpaksa “mandi” abu. Kaca kendaraan tertutup abu tebal. Sehingga setelah melewati jembatan, relawan tampak membantu menyiram kaca mobil dan motor dengan air bersih. (jum/dwi)

Editor : Dwi Siswanto
#Radar Jember #semeru #hujan abu vulkanik #gladak perak #lumajang