JEMBER, Halojember.jawapos.com - Mobil patroli Polsek Sumberbaru kembali menjadi target aksi brutal pelaku balap liar di jalur nasional.
Insiden itu terjadi Minggu (23/11) dini hari ketika petugas tengah menggelar pengamanan rutin di ruas Jember–Surabaya.
Seperti pekan-pekan sebelumnya, kawasan tersebut menjadi titik kumpul balap liar setiap Sabtu malam.
Untuk mencegah gangguan Kamtibmas, polisi memeriksa seluruh ruas yang sering dijadikan lintasan oleh para pembalap ilegal.
Area paling rawan berada di Desa Pondokdalem, Kecamatan Semboro, yang memiliki tikungan panjang dan kerap dijadikan start balapan.
"Saya pukul 23.00 WIB sudah melakukan Patroli dilokasi tempat balapan liar. Dengan melakukan patroli ini agak memberi efek jera kepada pembalap liar yang dilakukan setiap Sabtu malam," ujar Aipda Ganis Bayu Perdana.
Ia mengatakan, patroli malam itu dilakukan bersama dua rekannya dengan menyisir jalan Dusun Tayyenf hingga perbatasan Desa Rowotengah.
Pada sekitar pukul 01.30, Ganis berhenti di simpang empat Dusun Sadengan untuk memantau situasi arus kendaraan.
Tak berselang lama, sejumlah pemotor yang diperkirakan baru meninggalkan arena balap melintas.
Salah satu pengendara tiba-tiba melempar batu ke arah mobil dinas Polsek dan mengenai sisi kiri kendaraan.
Setelah melakukan pelemparan, pemotor itu langsung melajukan kendaraannya sambil memekikkan knalpot ke arah barat.
Melihat kejadian itu, Ganis segera bergerak mengejar menggunakan mobil Strada.
Tidak lama kemudian, laporan kecelakaan beruntun muncul di wilayah yang sama.
Kecelakaan itu dipicu keberadaan lincak bambu yang diletakkan di tengah jalan.
Lincak tersebut disebut-sebut berasal dari warung sekitar dan biasanya digunakan untuk menutup jalur saat balap liar berlangsung.
Dari pantauan di lapangan, pintu kiri mobil dinas tampak penyok akibat terkena batu.
Petugas juga menyebut bahwa tindakan serupa sudah beberapa kali menimpa polisi saat menertibkan balap liar di kawasan tersebut.
Editor : Sidkin