JEMBER, Halojember.jawapos.com - Gerak cepat PMI Jember dalam misi kemanusiaan kembali terlihat saat dua relawan berkualifikasi khusus diberangkatkan untuk membantu penanganan bencana di Sumatera.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap ribuan warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera.
Pada Selasa, 2 Desember 2025, kedua relawan tersebut resmi diberangkatkan dari Markas PMI Kabupaten Jember.
Mereka dilepas langsung oleh Wakil Ketua PMI Jember, Aep Ganda Permana, yang turut didampingi Sekretaris Ghufron Eviyan Efendi serta jajaran pengurus lainnya.
Kedua relawan Jember ini nantinya akan bergabung dengan total lima belas relawan dari PMI Surabaya, Malang, Sidoarjo, Pasuruan, Nganjuk, Blitar, Kediri, Banyuwangi, Magetan, dan Ponorogo.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, membenarkan keberangkatan tim tersebut.
"Kami hari ini, Selasa 2 Desember 2025, memang mengirimkan dua relawan yang punya keahlian driver terbaik, Imron Sya'fi dan Sholihin ke daerah bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera," kata Zainollah.
Sore harinya, kedua relawan segera bertolak menuju Surabaya untuk bergabung bersama tim PMI Jawa Timur sebelum berangkat ke pusat lokasi bencana.
Pengiriman ini merupakan tindak lanjut dari permintaan serta koordinasi antara PMI Jawa Timur dan PMI Pusat yang menurunkan tim gabungan ke titik terdampak.
“Kami siap melaksanakan tugas ini sebaik-baiknya,” ujar Imron Sya'fi sebelum keberangkatan.
Hasil asesmen PMI Pusat menyebutkan bahwa bencana banjir dan longsor kali ini melanda tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Skala dampak yang ditimbulkan tergolong besar dan memprihatinkan.
Data terbaru mencatat bahwa jumlah masyarakat yang terdampak mencapai 1,5 juta jiwa.
Sebanyak 104 ribu warga terpaksa mengungsi untuk menyelamatkan diri dari bencana.
Sementara itu, jumlah korban meninggal mencapai 604 orang, dan 464 orang masih dilaporkan hilang.
Kehadiran dua relawan PMI Jember diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan darurat dan membantu percepatan pemulihan di wilayah-wilayah yang terdampak parah di Sumatera.
Editor : Sidkin