Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Update Korban Jiwa Bencana Sumatera, 916 Orang Meninggal, Ratusan Ribu Warga Masih Mengungsi

Sidkin • Senin, 8 Desember 2025 | 03:00 WIB
Update Korban Jiwa Bencana Sumatera, 916 Meninggal, Ribuan KK Kehilangan Rumah
Update Korban Jiwa Bencana Sumatera, 916 Meninggal, Ribuan KK Kehilangan Rumah

Halojember.jawapos.com - BNPB melaporkan total 916 korban meninggal akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga Minggu, 7 Desember 2025.

Selain itu, 274 orang masih dinyatakan hilang, banyak keluarga yang menunggu berita dari kerabat mereka.

Lebih jauh, ribuan warga dilaporkan terluka serta banyak pula yang kehilangan rumah dan harta benda ketika air dan material longsor menyerang.

Di beberapa daerah terdampak, fasilitas umum seperti sekolah, jalan, dan jembatan rusak berat sehingga layanan dasar terganggu.

Seorang saksi dari Aceh Tamiang, remaja berusia 14 tahun, menyebut bahwa siswa-siswi pondok pesantren di wilayahnya tinggal di sekolah selama seminggu.

"Minum air banjir yang sudah direbus karena akses keluar terputus," ungkapnya.

Banyak keluarga terpencar. Anak, orang tua, dan kerabat terpisah ketika bencana datang, menambah duka di tengah kepanikan.

Rumah sakit di beberapa wilayah rusak parah. Peralatan medis hancur, ruangan kebanjiran, dan layanan medis darurat terhambat berat.

Seorang tenaga medis di wilayah terdampak mengatakan bahwa kondisi fasilitas membuat mereka sulit menangani luka dan penyakit pascabencana.

Banyak pengungsi hanya bermodalkan pakaian seadanya, selimut, dan seadanya makanan.

Distribusi bantuan berjalan, tetapi logistik sering terlambat karena akses jalan putus dan medan sulit membuat beberapa korban menunggu terlalu lama untuk pertolongan.

Baca Juga: Permintaan Uang Tak Dipenuhi, Anak di Jember Bakar Rumah Orangtuanya

Trauma psikologis juga melanda banyak korban, terutama anak-anak yang kehilangan rumah, sekolah, dan teman.

Korban tidak hanya materiil dan fisik, namun kehilangan keluarga dan masa depan membuat dampak emosional jangka panjang bagi banyak warga.

Situasi ini menegaskan bahwa tragedi tidak sekadar data korban, tetapi kisah duka dan kebutuhan besar untuk pemulihan menyeluruh.

Editor : Sidkin
#korban jiwa #banjir dan longsor #aceh #Korban Jiwa Banjir Sumatera #jumlah korban jiwa #sumatera utara #bencana Sumatera #sumatera barat