Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Bupati Lumajang Bunda Indah: Pemerintah Pernah Tawarkan Relokasi, tapi Warga Sumberlangsep Menolak

Sidkin • Senin, 8 Desember 2025 | 13:30 WIB
Bupati Lumajang Bunda Indah (dua dari kiri) meninjau Dusun Sumberlangsep yang terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru. Pemkab pernah tawarkan relokasi, tapi ditolak.
Bupati Lumajang Bunda Indah (dua dari kiri) meninjau Dusun Sumberlangsep yang terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru. Pemkab pernah tawarkan relokasi, tapi ditolak.

 

JEMBER, Halojember.jawapos.com - Bupati Lumajang Indah Amperawati mengungkapkan bahwa warga Dusun Sumberlangsep sebenarnya sudah pernah ditawari relokasi sejak beberapa tahun lalu.

Ia mengatakan tawaran itu disampaikan setelah erupsi besar Gunung Semeru pada akhir 2021.

Saat itu, pemerintah memindahkan warga yang tinggal di zona merah atau kawasan rawan bencana ke hunian tetap Bumi Semeru Damai (BSD) di Desa Sumbermujur.

Lebih dari 1.900 rumah dibangun di lokasi tersebut.

Sebanyak 137 kepala keluarga di Sumberlangsep juga diminta pindah ke BSD. Namun, warga memilih bertahan.

“Sebenarnya warga di sini ini sejak awal sudah kami imbau untuk tidak lagi berada di Sumberlangsep, dulu kami pernah tawarkan di huntap, tapi mereka tidak mau,” kata Indah di Jugosari, Minggu (7/12/2025).

Indah menjelaskan, alasan warga menolak relokasi karena pekerjaan dan lahan pertanian mereka berada di Sumberlangsep.

Menurutnya, sebagian besar warga lebih memilih menghadapi risiko banjir lahar daripada kehilangan mata pencaharian.

“Karena mata pencaharian dan lahan di sini memang subur dan ini sebagian mengungsi sebagian di atas bukit,” ujarnya.

Editor : Sidkin
#relokasi #banjir lahar dingin di curah kobokan #Bunda indah #Bupati Lumajang #Indah Amperawati #warga menolak #banjir lahar dingin