Terlaporkan ada 3 kecamatan terdampak, yakni Ledokombo, Arjasa, dan Jelbuk.
Di Gumuk Leng Leng, Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo, longsor menutup akses jalan utama.
Tiga titik longsoran terjadi dengan tinggi mencapai 10 meter dan lebar hingga 6 meter.
Material longsor juga disertai tumbangnya tiga pohon besar ke badan jalan.
Akses antarkecamatan dari Ledokombo menuju Sumberjambe maupun sebaliknya sempat terputus total.
Lalu, di Dusun Rayap, Kemuningsari Lor, Kecamatan Arjasa, longsor terjadi di tebing dekat permukiman warga.
Longsoran memiliki tinggi sekitar 15 meter dan lebar tujuh meter.
BPBD melakukan pemasangan terpal untuk mencegah longsor susulan.
Sementara di Dusun Bacem, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, longsor terjadi di area persawahan.
Lahan pertanian seluas sekitar 300 meter persegi terdampak.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut.
Baca Juga: Update Banjir Jember, Ratusan Rumah Warga Terendam, BPBD Masih Lakukan Penanganan
Kepala BPBD Jember Indra Tri Purnomo menyebut, kondisi tanah yang jenuh air menjadi pemicu utama.
“Curah hujan tinggi membuat struktur tanah menjadi labil dan mudah bergerak,” ujarnya.
Indra menyatakan pembersihan material longsor dilakukan bersama instansi terkait.
“Untuk Ledokombo, pembersihan dilakukan bersama Dinas PUBMSDA,” katanya.
BPBD mengimbau warga di daerah rawan tetap meningkatkan kewaspadaan.
Editor : Sidkin