Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Keluarga Ungkap Kejanggalan Hilangnya Sukron di Hutan Sekitar Papuma Jember, Benarkah Masuk Dunia Gaib?

Sidkin • Kamis, 18 Desember 2025 | 03:40 WIB
Korban saat berada di rumahnya setelah ditemukan warga seusai dilaporkan hilang selama 25 hari.
Korban saat berada di rumahnya setelah ditemukan warga seusai dilaporkan hilang selama 25 hari.

JEMBER, Halojember.jawapos.com - Keluarga ungkap kejanggalan hilangnya sukron di hutan sekitar Pantai Papuma Jember, benarkah masuk dunia gaib?

Muhammad Rohman, 21, warga Dusun Krajan, Desa Sukorambi, Kabupaten Jember, ditemukan selamat setelah dilaporkan hilang selama 25 hari di kawasan hutan sekitar Pantai Papuma.

Korban ditemukan pada Rabu (17/12) sekitar pukul 10.00 WIB di Pantai Papuma, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, setelah warga yang berjualan melihatnya keluar dari arah hutan dalam kondisi lemas.

Warga kemudian membawa korban ke sebuah warung untuk diberi makan, dimandikan, dan diganti pakaiannya karena pakaian yang dikenakan robek dan kotor.

“Waktu ditemukan kondisinya sangat lemas dan tidak banyak bicara, hanya diam,” kata Sukron, 35, kakak korban.

Menurut Sukron, hilangnya sang adik menyisakan banyak kejanggalan yang hingga kini sulit dijelaskan oleh keluarga.

Korban sempat bercerita seperti ada seseorang yang mengajaknya masuk semakin jauh ke dalam hutan tanpa disadarinya, hingga tidak mengetahui arah pulang.

“Adik saya seperti tidak sadar sudah masuk jauh ke dalam hutan, seperti ada yang mengajak, entah itu apa,” ujar Sukron.

Ia juga menyebut keluarga sempat bertanya-tanya apakah sang adik mengalami kejadian di luar nalar, termasuk kemungkinan berkaitan dengan hal gaib, mengingat korban bisa bertahan hidup selama 25 hari di hutan.

Namun, keluarga menyerahkan sepenuhnya penilaian tersebut kepada pihak berwenang dan lebih bersyukur karena korban ditemukan dalam keadaan selamat.

“Yang penting adik kami sudah kembali, soal kejadian di hutan kami serahkan penjelasannya nanti,” ucap Sukron.

Saat bertemu keluarga, korban terlihat masih syok dengan tatapan kosong dan sulit diajak berkomunikasi.

“Tatapan matanya kosong dan hampir tidak bisa diajak bicara,” tambah Sukron.

Bhabinkamtibmas Sukorambi, Bripka Gressona, membenarkan kondisi korban yang masih mengalami trauma.

“Korban masih terlihat syok dan belum banyak berbicara meski sudah bertemu keluarga,” kata Bripka Gressona.

Sebelumnya, Muhammad Rohman dilaporkan hilang sejak Minggu (23/11) saat berada di Pantai Papuma bersama lima rekannya untuk menyiapkan sound system lomba mancing.

Korban sempat berpamitan kepada temannya dengan alasan hendak buang air kecil sebelum mengejar sosok yang diduga hendak menyerangnya dan masuk ke kawasan hutan, hingga akhirnya tidak kembali dan dilaporkan hilang ke polisi.

Editor : Sidkin