Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Update Keracunan MBG di Mojokerto, Jumlah Korban Capai 261 Siswa dari SD hingga Pondok Pesantren

Sidkin • Senin, 12 Januari 2026 | 08:30 WIB
Ilustrasi siswa dan santri keracunan MBG di Kabupaten Mojokerto. Jumlah korban mencapai 261 siswa dari berbagai jenjang.
Ilustrasi siswa dan santri keracunan MBG di Kabupaten Mojokerto. Jumlah korban mencapai 261 siswa dari berbagai jenjang.

MOJOKERTO, Halojember.jawapos.com - Jumlah korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mojokerto terus bertambah hingga akhir pekan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto mencatat total 261 siswa dan santri menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Korban berasal dari berbagai jenjang pendidikan mulai sekolah dasar hingga pondok pesantren.

Sebagian besar korban mengalami gejala ringan hingga sedang seusai mengonsumsi menu MBG yakni soto ayam, Jumat (9/1/2026).

Rinciannya sebanyak 112 siswa masih menjalani perawatan intensif di sejumlah puskesmas dan rumah sakit.

Sementara 140 korban lainnya telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

Lalu, sebagian kecil korban masih menjalani observasi di posko kesehatan.

“Kondisi pasien secara umum stabil dan terus membaik,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Dyan Anggrahini Sulistyowati.

Ia menyampaikan, seluruh korban mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur.

Pemerintah daerah memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Pihaknya juga telah menyiagakan tenaga kesehatan (nakes) untuk mengantisipasi kemungkinan penambahan pasien.

Baca Juga: Komnas HAM Soroti Penangkapan 10 Orang Massa Aksi di Jember oleh Polisi, Anis Hidayah: Jangan Sewenang-wenang Menangkap!

Pemerintah juga membuka layanan pengaduan bagi warga yang mengalami gejala namun belum tercatat.

“Jika masih ada yang merasakan keluhan setelah mengonsumsi MBG, kami minta segera melapor,” imbuhnya.

 

Editor : Sidkin
#pondok pesantren #dinas kesehatan kabupaten mojokerto #Dugaan keracunan #santri keracunan #mojokerto #siswa keracunan #Korban Keracunan MBG #kabupaten mojokerto #keracunan mbg