MOJOKERTO, Halojember.jawapos.com - Jumlah korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mojokerto terus bertambah hingga akhir pekan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto mencatat total 261 siswa dan santri menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Korban berasal dari berbagai jenjang pendidikan mulai sekolah dasar hingga pondok pesantren.
Sebagian besar korban mengalami gejala ringan hingga sedang seusai mengonsumsi menu MBG yakni soto ayam, Jumat (9/1/2026).
Rinciannya sebanyak 112 siswa masih menjalani perawatan intensif di sejumlah puskesmas dan rumah sakit.
Sementara 140 korban lainnya telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.
Lalu, sebagian kecil korban masih menjalani observasi di posko kesehatan.
“Kondisi pasien secara umum stabil dan terus membaik,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Dyan Anggrahini Sulistyowati.
Ia menyampaikan, seluruh korban mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur.
Pemerintah daerah memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Pihaknya juga telah menyiagakan tenaga kesehatan (nakes) untuk mengantisipasi kemungkinan penambahan pasien.
Pemerintah juga membuka layanan pengaduan bagi warga yang mengalami gejala namun belum tercatat.
“Jika masih ada yang merasakan keluhan setelah mengonsumsi MBG, kami minta segera melapor,” imbuhnya.
Editor : Sidkin