Banjir ini mengepung kawasan kampus seperti UT, Polije, dan Unej.
Bahkan, tembok pembatas Kampus Polije ambruk akibat banjir.
Rumah-rumah warga pun banyak yang terendam banjir, hingga berita ini ditulis.
Baca Juga: Update Bencana Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumatera, Korban Meninggal Capai 1.182 Jiwa
Banjir di sekitar kampus atau di sekitar Kota Jember ini terjadi sejak Rabu siang hingga sore, tanggal 28 Januari 2026.
Warga di kawasan Kaliurang, Jalan Mastrip, hingga Jalan Jawa, membuat aktivitas warga tersendat.
Apalagi banjir di lapangan ada yang sampai lutut orang dewasa seperti di jalan Jawa.
Sementara di sekitar kampus Polije dan UT, banjir ada yang sampai dada orang dewasa.
Gadis cantik bernama Anitasari mengaku kebahasan akibat banjir. Dia sempat melintasi jalan Kaliurang atau di sekitar kampus UT.
Namun gadis cantik ini terjebak banjir hingga smapai ke dadanya.
“Airnya sampai ke dadaku. Dadaku basah,” kata perempuan yang naik sepeda motor namun berhasil keluar dari lokasi berkat bantuan warga.
Akibat banjir, sejumlah bangunan fisik rusak. Bahkan, kendaraan pun harus tersendat.
Banjir juga sempat mengepung kampus dan rumah-rumah warga. (nur)
Editor : Hariri HJ