JEMBER, Halojember.jawapos.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember, Jawa Timur, memicu banjir di sejumlah titik, Rabu (28/1/2026).
Sejak sekitar pukul 16.00 WIB, intensitas hujan yang cukup tinggi membuat saluran air tak mampu menampung debit air.
Akibatnya, genangan dan luapan terjadi di sedikitnya 13 lokasi yang tersebar di kawasan kota.
Kepala Pelaksana BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan, hujan turun merata dengan intensitas cukup deras sehingga air meluap hampir bersamaan di beberapa wilayah.
“Mulai tadi hampir jam 16.00 wilayah kota dilanda hujan yang relatif cukup deras,” ujarnya.
Luapan air terpantau menggenangi sejumlah ruas jalan utama di kawasan kampus di Kecamatan Sumbersari. Seperti Jalan Jawa, Jalan Mastrip, dan Jalan Bengawan Solo.
Selain itu, genangan juga terjadi di Kecamatan Patrang dan Kaliwates.
“Kemudian juga ada di Patrang, ada di Kaliwates, hampir semuanya sama,” katanya.
Meski sempat mengganggu aktivitas warga, hujan dilaporkan berhenti sebelum pukul 19.00 WIB dan kondisi perlahan membaik.
BPBD mencatat debit air di Kali Jompo dan sejumlah sungai lainnya mulai menurun.
“Alhamdulillah sebelum jam 19.00 sudah berhenti hujan dan hasil pantauan kami debit air di sungai rata-rata sudah mulai menurun,” jelasnya.
Namun, air tidak hanya menggenangi jalan, tetapi juga sempat masuk ke sejumlah permukiman warga.
Beberapa perumahan dan perkampungan dilaporkan terdampak, terutama di kawasan Jalan Mastrip.
“Ya, ada. Jadi hampir di beberapa perumahan memang masuk. Di perkampungan-perkampungan juga masuk,” ungkapnya.
Tim TRC BPBD masih melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
Saat ini, banjir disebut tinggal menunggu proses surut sepenuhnya.
BPBD juga mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat curah hujan diperkirakan masih tinggi hingga akhir Januari.
"Hindari aktivitas di daerah aliran sungai saat hujan deras serta menjaga kebersihan saluran air agar tidak tersumbat," imbaunya.
Editor : Sidkin