JEMBER, Halojember.jawapos.com - Hujan deras yang mengguyur Jember selama kurang lebih enam jam memicu tanah longsor di sejumlah lokasi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (28/1/2026).
Lima kelurahan di dua kecamatan terdampak tanah longsor tersebut.
Di Kecamatan Kaliwates, longsor terjadi di Kelurahan Jember Kidul, tepatnya di Jalan Samanhudi RT 02 RW 10.
Tiga rumah warga mengalami kerusakan ringan akibat ambrolnya penahan dinding tanah sepanjang 10 meter dengan tinggi 8 meter.
Kerusakan tercatat pada kamar mandi milik Suryanto, kamar mandi dan sebagian dapur milik Ari Wicaksono, serta dapur milik Yus.
“Di Kaliwates ada tiga rumah terdampak rusak ringan karena penahan dindingnya ambrol setelah diguyur hujan cukup lama,” ujar Kalaksa BPBD Jember Edy Budi Susilo, Kamis (29/1/2026).
Sementara itu di Kecamatan Patrang, dampak longsor tersebar di beberapa kelurahan dengan karakter kerusakan yang berbeda-beda.
Di Kelurahan Jember Lor, dua rumah warga terdampak. Yakni tembok kamar ukuran 4x2 meter milik Rudi jebol dan teras rumah Hartono ambles.
Di Kelurahan Bintoro, longsoran tanah terjadi di Lingkungan Mojan RT 01 RW 02 dengan jarak yang cukup dekat dari rumah warga.
Tercatat ada empat titik longsor, dengan ukuran bervariasi. Mulai panjang 5,7 meter hingga 13 meter dan tinggi antara 3 sampai 7 meter, bahkan beberapa hanya berjarak dua hingga lima meter dari bangunan rumah.
“Di Bintoro memang paling banyak titiknya dan jaraknya cukup dekat dengan rumah warga. Sehingga langsung kami lakukan penanganan darurat,” kata Edy.
Longsor juga terjadi di Kelurahan Baratan, tepatnya di Lingkungan Cupu RT 03 RW 01.
Ini menyebabkan material tanah menutup saluran air persawahan sepanjang sekitar 8 meter dengan tinggi 10 meter.
Sedangkan di Kelurahan Patrang, tepatnya di Perum Regency, tembok pembatas sungai sepanjang kurang lebih 145 meter dilaporkan ambrol.
“Total ada lima kelurahan terdampak di dua kecamatan. Secara umum kondisinya aman terkendali setelah kami lakukan asesmen serta pemasangan terpal,” jelasnya.*
Editor : Sidkin