Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Banjir Bandang Terjang Panti dan Rambipuji, Seorang Warga Jember Dilaporkan Terseret Arus

Sidkin • Selasa, 3 Februari 2026 | 03:40 WIB

 

Banjir bandang terjang dua desa di Panti dan Rambipuji, Kabupaten Jember. Seorang warga dilaporkan terseret arus banjir, Senin malam (2/2/2026).
Banjir bandang terjang dua desa di Panti dan Rambipuji, Kabupaten Jember. Seorang warga dilaporkan terseret arus banjir, Senin malam (2/2/2026).

 JEMBER, Halojember.jawapos.com - Banjir bandang menerjang dua kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin malam (2/2/2026).

Bencana ini dipicu hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah hulu Sungai Badean, Kecamatan Panti.

Peristiwa ini menyebabkan puluhan rumah terdampak, empat dapur rumah warga tergerus, serta satu warga dilaporkan terseret arus.

Berdasar laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, hujan mulai turun sekitar pukul 14.00 WIB di daerah hulu Sungai Badean (Pakel) dan Desa Pakis, Kecamatan Panti.

Sekira pukul 16.30 WIB, debit sungai meningkat dengan air berwarna coklat dan berlumpur.

Puncaknya pada pukul 19.40 WIB, arus banjir membawa material lumpur, potongan bambu, dan kayu hingga meluap ke permukiman warga.

Di Kecamatan Panti, tepatnya Dusun Pertelon RT 07 RW 02 Desa Pakis, empat dapur rumah warga tergerus banjir.

Rumah yang terdampak masing-masing milik Yuliatin (37), Wahid (52), Madruji (51) yang dapur dan kandangnya roboh, serta Samad (65) yang dapur dan kandangnya juga rusak.

Selain itu, enam rumah lainnya terendam lumpur setinggi 15 sentimeter. Sedikitnya 30 rumah dilaporkan terpapar banjir dengan halaman tertutup lumpur hingga sekitar 20 sentimeter.

Sementara itu, di Kecamatan Rambipuji, banjir berlumpur setinggi 40 sentimeter merendam dua rumah di Dusun Tembelang, Desa Pecoro.

Tak hanya itu, barongan bambu roboh dan melintang di aliran sungai sehingga menghambat arus air.

Kalaksa BPBD Jember Edy Budi Susilo menjelaskan, pihaknya langsung bergerak begitu menerima informasi kejadian.

“Koordinasi dengan relawan dan perangkat desa, melakukan pengamanan untuk warga di area sungai, pendataan warga terdampak, serta melakukan pencarian warga yang terseret arus,” ujar Edy.

Hingga pukul 23.50 WIB, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember masih melakukan penanganan di lokasi.

Dia menyebut, sebanyak 30 jiwa di Desa Pakis mengungsi di rumah warga yang aman.

Sedangkan keluarga korban yang terseret arus dan keluarga yang dapurnya ambruk juga mengungsi ke rumah kerabat masing-masing.

BPBD merekomendasikan pencarian lanjutan oleh Tim SAR dan TRC pada Selasa pagi. Termasuk pembersihan lumpur di rumah warga, pembukaan akses sungai dari bambu yang roboh, serta pendirian dapur umum dan layanan kesehatan bagi warga terdampak juga dilakukan hari ini.*

Editor : Sidkin
#banjir Jember #Pakis #Rambipuji #BPBD Jember #warga terseret #banjir bandang #bencana #Panti #banjir