JEMBER, Halojember.jawapos.com - Isak tangis pecah saat jenazah Abdul Wahid, 53, tiba di rumah duka di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (3/2/2026).
Ratusan warga telah menunggu kedatangan mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Pakis itu sejak sore hari.
Tangis keluarga dan pelukan kerabat mengiringi prosesi penyambutan jenazah korban banjir bandang yang sebelumnya ditemukan di Sungai Bedadung, Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger.
Sebelumnya, jasad korban sempat dibawa ke kamar mayat Puskesmas Puger untuk proses identifikasi.
Setelah dipastikan pihak keluarga, jenazah langsung dipulangkan ke rumah duka di Dusun Gluduk, Desa Pakis.
Suasana haru tak terbendung ketika peti jenazah diturunkan dan disambut doa serta lantunan kalimat tahlil dari warga.
Tak lama berselang, jenazah dimandikan dan disalatkan sebelum diberangkatkan ke tempat pemakaman umum di Dusun Pertelon, Desa Pakis.
Berbeda dari biasanya, jenazah tidak diantar menggunakan ambulans, melainkan dipikul bergantian oleh ratusan warga.
Sepanjang perjalanan sekitar 1,5 kilometer dengan berjalan kaki, lantunan “la ilaha illallah” terus menggema.
Dua anak korban tampak berjalan di barisan depan, setia mengiringi sang ayah hingga ke liang lahat.
Kapolsek Panti AKP Agus Idham Khalid mengatakan, korban sebelumnya dilaporkan hanyut saat banjir bandang menerjang Desa Pakis, Senin malam (2/2/2026).
Baca Juga: Banjir Bandang Panti Jember Telan Korban, Mantan Sekdes Pakis Hilang Terseret
“Sejak korban terseret banjir, kami bersama tim langsung melakukan pencarian. Alhamdulillah jasad korban akhirnya ditemukan di Sungai Bedadung, Desa Puger Wetan,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah ditemukan, penanganan dilakukan bersama Satpolair Polres Jember dan Polsek Puger sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.
“Setelah sampai di rumah duka, jenazah langsung dimakamkan di pemakaman umum. Keluarga menerima dengan ikhlas,” pungkasnya.*
Editor : Sidkin