JEMBER, Halojember.jawapos.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyebabkan Sungai Cempaka meluap.
Peristiwa itu juga merusak jembatan penghubung antardusun di Desa Pakis, Jumat (6/2/2026).
Jembatan besi sepanjang 25 meter dengan lebar sekitar 1,5 meter yang menghubungkan Dusun Cempaka dan Dusun Pakis Utara itu putus setelah diterjang banjir sekira pukul 17.00 WIB.
Hujan deras yang berlangsung sekitar satu setengah jam membuat debit air sungai meningkat tajam dan bercampur lumpur, hingga menghantam bagian fondasi jembatan.
Akibatnya, struktur pondasi terkikis dan ambrol, disusul rangka jembatan besi yang ikut terseret arus deras.
Saturi (55), warga Dusun Pakis Utara, mengatakan, jembatan tersebut sebenarnya masih tergolong baru.
“Jembatan dari besi ini umurnya baru sekitar satu setengah tahun,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, derasnya hujan menjadi faktor utama rusaknya fondasi jembatan.
“Hujannya memang cukup deras sampai fondasi jembatan tergerus dan akhirnya ambrol,” jelasnya.
Menurut Saturi, warga sekitar awalnya tidak menyangka jembatan tersebut akan roboh dan terbawa banjir.
Pascaputusnya jembatan, akses warga menjadi terganggu karena harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh.
“Sekarang kalau mau ke mana-mana, warga harus lewat sawah, muter jauh. Jalannya cuma sekitar satu meter dan licin kalau hujan,” tutur Saturi.
Padahal, jembatan tersebut merupakan akses terdekat warga menuju jalan aspal dan menjadi penghubung utama antardusun.
Editor : Sidkin