JEMBER, Halojember.jawapos.com - Sebuah jembatan alternatif di Dusun Durjo, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, putus setelah tergerus banjir, Sabtu (7/2/2026) sekira pukul 15.30 WIB.
Jembatan yang selama ini menjadi akses utama warga tersebut ambruk akibat derasnya aliran air.
Itu terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Sukorambi sejak Kamis (6/2/2026) hingga Jumat (7/2/2026).
Sebelum putus, bagian fondasi bawah jembatan lebih dulu terkikis arus banjir.
Baca Juga: Rangka Jembatan yang Putus di Panti Jember Ditemukan Tersangkut, Jaraknya Ratusan Meter
Air juga masuk melalui celah-celah retakan jalan, sehingga memperparah kerusakan dan membuat badan jembatan tidak lagi mampu menahan beban.
Akibat putusnya jembatan tersebut, puluhan kepala keluarga (KK) di Dusun Durjo terpaksa menempuh jalur memutar yang lebih jauh untuk beraktivitas maupun menuju rumah.
“Jembatan ini akses warga sehari-hari. Setelah putus, warga harus lewat jalan lain yang jaraknya cukup jauh,” ujar Kepala Dusun Durjo, Wahyudi.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, puluhan warga Dusun Durjo tampak kompak membongkar sisa jembatan yang putus secara bergotong royong.
Jembatan sepanjang sekitar 20 meter dengan lebar 1,5 meter itu akhirnya dibongkar secara gotong royong oleh warga pada Minggu pagi (8/2/2026).
Pembongkaran dilakukan menggunakan alat penarik untuk mencegah risiko membahayakan warga yang melintas.
Baca Juga: Taman Botani Sukorambi Jadi Rekreasi Air Edukatif Dekat Pusat Kota Jember
“Kalau dibiarkan, kasihan warga. Daripada lewat jauh, sementara kami ganti dengan jembatan bambu,” kata Wahyudi.
Setelah dibongkar, jembatan besi tersebut digantikan dengan jembatan darurat berbahan bambu agar tetap bisa dilalui warga sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak terkait.
Editor : Sidkin