JEMBER, Halojember – Antrean panjang kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, hingga Jumat dini hari (6/3/2026).
Kepanikan masyarakat setelah muncul kabar stok BBM terbatas membuat banyak warga memilih mengisi bahan bakar lebih awal.
Pantauan di lapangan sekitar pukul 00.12 WIB di SPBU dekat Pasar Sabtuan, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates menunjukkan antrean kendaraan masih mengular.
Barisan sepeda motor tampak memanjang ke arah utara hingga mendekati simpang tiga.
Baca Juga: BBM Akan Naik Akibat Perang Iran - AS? Simak Penjelasan Bahlil Berikut
Antrean kendaraan roda dua terlihat mendominasi di lokasi tersebut. Sementara antrean kendaraan roda empat relatif lebih terkendali meski tetap terlihat ramai di area pengisian BBM.
Sebagian warga bahkan memilih menunggu di sekitar SPBU meskipun pengisian sempat berhenti karena stok BBM habis sementara.
Mereka berharap bisa segera mengisi bahan bakar setelah pasokan dari Pertamina kembali datang sesuai jadwal distribusi.
Baca Juga: BBM Nasional Tersisa 20-an Hari Saja di Tengah Perang AS-Israel vs Iran, Ini Jelang Lebaran 2026 Lo
Lonjakan pembelian dalam waktu singkat juga membuat beberapa SPBU di wilayah kota terpaksa menutup operasional lebih awal karena stok BBM habis. Pengelola SPBU harus menunggu pengiriman ulang dari depo Pertamina.
Kondisi antrean yang meluber hingga ke badan jalan sempat membuat arus lalu lintas tersendat di beberapa titik.
Aparat kepolisian pun turun tangan untuk mengatur kendaraan agar tidak menimbulkan kemacetan yang lebih parah.
Baca Juga: Awas Jangan Panic Buying BBM, Hiswana Migas Ingatkan Risikonya!
Salah satu warga yang ikut mengantre, Rianto, mengaku harus menunggu cukup lama agar bisa mengisi bahan bakar motornya secara penuh.
Ia mengatakan sudah berada di antrean hampir satu jam karena kendaraan yang mengantre cukup banyak.
“Sudah hampir satu jam antre. Dari tadi maju sedikit-sedikit. Motor di depan juga banyak yang isi penuh, jadi antreannya lama,” ujarnya.
Ia mengaku sengaja tetap menunggu meski antrean panjang karena khawatir jika kembali lagi stok BBM di SPBU sudah habis.
Baca Juga: Bahlil Luruskan Isu Stok BBM 20 Hari, Tegaskan Tak Ada Kenaikan Harga
Ia juga ingin memastikan tangki motornya terisi penuh agar tidak perlu kembali mengantre dalam waktu dekat. “Daripada bolak-balik antre lagi, sekalian isi penuh saja,” katanya.
Ia menambahkan biasanya pengisian BBM tidak pernah sampai harus menunggu selama ini.
Namun, karena banyak warga datang bersamaan setelah mendengar kabar soal stok BBM, antrean pun menjadi jauh lebih panjang dari biasanya.
“Biasanya tidak sampai begini. Paling antre sebentar saja. Ini mungkin karena banyak yang khawatir stoknya habis,” tambahnya.
Situasi serupa juga terlihat di sejumlah SPBU lain di wilayah perkotaan Jember. Antrean kendaraan tampak mengular di beberapa jalur utama yang menjadi lokasi SPBU.
Fenomena ini dipicu kekhawatiran masyarakat setelah beredar informasi mengenai ketahanan stok BBM yang disebut hanya cukup sekitar tiga pekan ke depan.
Informasi tersebut membuat sebagian warga memilih mengisi BBM lebih banyak dari biasanya, sehingga antrean panjang tidak terhindarkan.*
Editor : Sidkin