Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Baru Landing di Surabaya seusai Umrah, Bupati Jember Gus Fawait Langsung Gelar Rapat Darurat Sikapi Stok BBM

Sidkin • Jumat, 6 Maret 2026 | 07:10 WIB

 

Baru Landing di Surabaya Usai Umrah, Bupati Jember Gus Fawait Langsung Gelar Rapat Darurat Sikapi Stok BBM
Baru Landing di Surabaya Usai Umrah, Bupati Jember Gus Fawait Langsung Gelar Rapat Darurat Sikapi Stok BBM

JEMBER, Halojember – Pemerintah Kabupaten Jember memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Bumi Pandhalungan dalam kondisi aman.

Kepastian tersebut disampaikan langsung Bupati Jember Muhammad Fawait menyusul antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU akibat meningkatnya pembelian masyarakat.

Gus Fawait mengatakan, dirinya baru tiba di Surabaya menjelang waktu isya setelah menyelesaikan ibadah umrah.

Namun, setibanya di Surabaya, ia langsung menerima laporan mengenai adanya pembelian BBM dalam jumlah besar di Jember.

“Begitu kami mendarat di Surabaya, kami mendapatkan laporan bahwa ada pembelian BBM besar-besaran yang dilakukan oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera dijelaskan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai ketersediaan BBM di Jember.

Pemerintah Kabupaten Jember kemudian menggelar rapat koordinasi (rakor) darurat yang dipimpin langsung oleh Bupati Muhammad Fawait secara daring.

Rapat tersebut diikuti sejumlah pejabat daerah serta pihak terkait dari sektor energi di Pendapa Wahyawibawagraha Pemkab Jember.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Akhmad Helmi Luqman mengikuti rapat dari Pendapa Wahyawibawagraha bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Regar Jeane Dalen Nangka serta Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Sartini.

Selain itu, Ketua Hiswana Migas Besuki Raya Ikbal Wilda Fardana dan Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Jember Andi Reza juga turut mengikuti rapat secara daring.

Setelah mendengar penjelasan dari pihak Pertamina dan Hiswana Migas, Fawait menegaskan bahwa stok BBM di Kabupaten Jember dalam kondisi aman bahkan melimpah.

Ia mengakui kondisi global saat ini memang sedang tidak stabil, salah satunya akibat konflik di Timur Tengah yang berdampak pada jalur perdagangan internasional. Namun, kondisi tersebut tidak memengaruhi ketersediaan BBM di Jember.

“Ada anggapan dari masyarakat bahwa akan ada kelangkaan BBM. Namun, hal tersebut tidak terbukti di lapangan. Karena kondisi BBM di Kabupaten Jember aman bahkan melimpah sesuai data dari Pertamina,” katanya.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak panic buying dan tetap beraktivitas seperti biasa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan panic buying dan memanfaatkan momentum Ramadan dengan kegiatan positif,” ujarnya.

Fawait juga memastikan pemerintah daerah bersama Pertamina dan Hiswana Migas akan terus memantau kondisi di lapangan.

Jika terjadi peningkatan kebutuhan, Pertamina disebut siap menambah pasokan BBM ke wilayah Jember.

Ia menambahkan kondisi saat ini berbeda dengan beberapa bulan lalu ketika sempat terjadi kelangkaan BBM di Jember akibat gangguan pasokan karena faktor cuaca serta pembangunan infrastruktur yang memengaruhi jalur distribusi.

“Sekarang kondisinya berbeda. Distribusi berjalan normal dan jika kebutuhan meningkat, Pertamina siap menambah pasokan,” tegasnya.

Fawait berharap masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya mengenai kondisi BBM. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini stok BBM di Jember sangat aman.

“Realitanya kondisi BBM di Indonesia, khususnya di Jember, sangat aman bahkan melimpah. Kami berharap masyarakat lebih bijak menyikapi informasi yang beredar,” pungkasnya.*

Editor : Sidkin
#antrean bbm #bbm