HaloJember - Prediksi waktu puncak mudik 2026 berdasarkan informasi terbaru yang beredar yakni pada H-3 hingga H-1 lebaran Idul Fitri 1447 H.
Seperti diketahui, Idul Fitri diprediksi jatuh pada 20-21 Maret 2026. Pada 20 Muhammadiyah Salat Id, sedangkan tanggal 21 Pemerintah dan NU yang Salat Id.
Nah, puncak arus mudik ini diprediksi terjadi dalam dua gelombang.
Puncak tertinggi arus mudik diprediksi pada gelombang kedua yaitu hari Rabu, 18 Maret 2026 (H-3 Lebaran).
Sementara gelombang pertama diprediksi lebih landai yakni pada tanggal 14-15 Maret 2026.
Pada Tahun 2026 berpotensi unik karena Hari Raya Idulfitri berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, sehingga pengaturan penyeberangan ke Bali perlu perhatian ekstra.
Hindari Titik-titik yang Potensi Macet Parah Berikut:
Wilayah & Titik Kemacetan (Perlu Dihindari/Waspada)
Berikut adalah titik-titik rawan macet dari Surabaya hingga Bali yang diprediksi akan padat kendaraan.
Surabaya - Pasuruan:
- Tol Trans Jawa: Gerbang Tol Sidoarjo 2, Gerbang Tol Kejapanan Utama.
- Jalur Arteri: Porong (Sidoarjo), Gempol, dan Bangil (Pasuruan).
- Pasuruan - Probolinggo:
- Tol Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi): Segmen Gending-Besuki difungsionalkan, namun berpotensi macet di titik keluar (exit toll).
- Jalur Arteri: Pertigaan Bentar, Kraksaan, dan Paiton.
Probolinggo – Situbondo - Banyuwangi:
- Jalur Pantura Timur: Sepanjang jalur Hutan Baluran (rawan penyempitan jalan/gangguan teknis) dan daerah Wongsorejo.
- Penyeberangan Banyuwangi - Bali
Probolinggo – Lumajang – Lumajang - Banyuwangi:
- Jalan Raya Mangli di jantung kota Jember.
- Penyeberangan Banyuwangi - Bali
- Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) - Gilimanuk (Bali): Puncak antrean diprediksi tinggi karena kombinasi arus mudik dan libur Nyepi.
Tips Mudik 2026
Hindari tanggal 17-20 Maret 2026 jika ingin menghindari macet parah di arus mudik.
Manfaatkan Tol Fungsional: Tol Probowangi (Gending-Besuki) bisa membantu mengurangi beban jalur arteri, namun perhatikan exit tol.
Pesan Tiket Ferry/Kereta Lebih Awal: Mengingat tingginya pergerakan ke Bali dan Jawa Timur (diprediksi 24,9 juta orang masuk Jatim).
Sementara itu, puncak arus baliknya nanti diprediksi terjadi pada 24-25 Maret untuk gelombang pertama, dan gelombang kedua pada 28-29 Maret 2026.
Editor : Hariri HJ