Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

MBG Saat Libur Lebaran Dibagikan atau Tidak? Ini Penjelasan BGN dan Siapa yang Tetap Dapat Jatah

Sidkin • Senin, 16 Maret 2026 | 14:30 WIB
Petugas SPPG memeriksa kompor di dapur gizi. Selama libur Lebaran 2026, program MBG tetap jalan dan tersalurkan. Ini penjelasan BGN. (Sidkin/Halojember)
Petugas SPPG memeriksa kompor di dapur gizi. Selama libur Lebaran 2026, program MBG tetap jalan dan tersalurkan. Ini penjelasan BGN. (Sidkin/Halojember)

Halojember - MBG saat libur Lebaran dibagikan atau tidak? Ini penjelasan BGN dan siapa yang tetap dapat jatah.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama periode libur Lebaran 2026.

Namun, penyalurannya tidak berlaku untuk semua penerima seperti hari biasa

Pemerintah memprioritaskan kelompok yang dinilai paling membutuhkan asupan gizi selama masa libur sekolah.

Baca Juga: Keluhan Warga ke DPRD Jember: Pengawasan MBG Harus Lebih Diperketat, Lampu Jalan Juga Dibutuhkan

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, memastikan bahwa program MBG tetap diberikan kepada ibu hamil, balita, serta ibu menyusui.

Kelompok ini dianggap membutuhkan pemenuhan gizi yang konsisten sehingga program tidak boleh berhenti meski memasuki masa libur Lebaran.

Sementara itu, penyaluran MBG untuk siswa sekolah akan dihentikan sementara. Kebijakan ini menyesuaikan dengan jadwal libur pendidikan menjelang Idulfitri.

“Pengiriman MBG terakhir 17 Maret dan dimulai lagi 31 Maret,” ujar Dadan, Jumat (13/3/2026) lalu.

Baca Juga: Syarat Pengajuan Pencabutan Pemberhentian Sementara Dapur MBG oleh BGN untuk 788 Dapur MBG Dibekukan di Jawa Timur

Dengan skema tersebut, distribusi MBG bagi siswa sekolah tidak dilakukan pada periode 18 hingga 24 Maret 2026.

Setelah masa libur Lebaran selesai, program makan bergizi untuk siswa akan kembali berjalan seperti biasa.

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sonny Sonjaya, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil agar pelaksanaan program tetap efektif mengikuti aktivitas sekolah.

“Penyaluran kepada siswa kembali normal setelah Lebaran,” katanya.

Baca Juga: BGN Hentikan Sementara Operasional 18 SPPG di Jember, Ini Daftar Lengkapnya

Meski sebagian distribusi dihentikan sementara, BGN memastikan program MBG tetap berjalan untuk kelompok prioritas.

Hal ini dilakukan agar kebutuhan gizi ibu dan anak tetap terpenuhi selama masa libur panjang.

Selain itu, BGN juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terhadap pelaksanaan program tersebut.

Baca Juga: 50 Dapur MBG alias SPPG di Jember Belum Kantongi SLHS atau Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Kritik maupun saran dari publik dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan MBG di berbagai daerah.

Sonny menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk lebih transparan kepada masyarakat.

Setiap unit SPPG diminta membuat akun media sosial sebagai sarana komunikasi dengan publik.

Melalui media sosial tersebut, SPPG wajib mengunggah informasi mengenai menu makanan yang disajikan, kandungan gizi, serta biaya pengolahan makanan.

Baca Juga: Ketua Satgas MBG Jember Ahmad Helmi Minta Semua SPPG Harus Urus SLHS atau Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan program MBG berjalan transparan dan akuntabel di seluruh daerah.*

Editor : Sidkin
#anak sekolah #Dadan Hindayana #Makan Bergizi Gratis #Mbg #BGN #libur lebaran #badan gizi nasional