PATRANG – Suara ledakan keras mengagetkan jamaah salat tarawih di Masjid Raya Pesona, Perumahan Pesona Regency, Kelurahan Patrang, Senin malam (16/3).
Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.30 itu membuat jamaah panik dan berhamburan keluar masjid.
Ledakan diketahui berasal dari area tempat wudhu laki-laki. Kerasnya suara ledakan bahkan terdengar hingga permukiman di sekitar masjid.
Akibat kejadian tersebut, seorang jamaah dilaporkan mengalami gangguan pada pendengaran dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga: Oknum Wartawan Kena OTT, Diduga Peras Pengacara, Langsung Diamankan Polres Mojokerto
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Polisi kemudian melakukan pengamanan dan penyelidikan awal di lokasi kejadian.
“Kami mendapatkan informasi adanya ledakan di masjid. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan dan menetapkan status quo di area tersebut,” ujarnya.
Menurut dia, polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati titik ledakan demi alasan keselamatan.
Area sekitar masjid untuk sementara disterilkan sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga berkoordinasi dengan tim Penjinak Bom (Jibom) untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam di lokasi kejadian.
Sterilisasi area rencananya dilakukan guna memastikan tidak ada benda berbahaya lainnya.
Baca Juga: 9 Hari Buron, Pelaku Kekerasan Seksual di Balung Jember Akhirnya Dibekuk Polres Jember
“Untuk sementara kami belum bisa menyimpulkan apakah ini bom atau hal lain. Kami masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Angga.
Dari pengamatan awal, petugas melihat adanya kerusakan pada bagian bangunan masjid.
Di antaranya tembok dan atap yang rusak di sekitar titik ledakan. Polisi juga menemukan material menyerupai papan logam yang diduga berkaitan dengan sumber ledakan dan masih dianalisis oleh petugas.
Sementara itu, untuk sementara waktu aktivitas ibadah di masjid tersebut dihentikan hingga proses penyelidikan dan sterilisasi lokasi selesai dilakukan.(yul)
Editor : Yulio Faruq Akhmadi