Ada Kesalahan Berita, ANTARA Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

Hariri HJ • Dipublikasikan Rabu, 18 Maret 2026 | 16:27 WIB
Dirut Kantor Berita ANTARA, Benny Siga Butarbutar, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan seluruh masyarakat Indonesia, serta stakeholders informasi lainnya terkait kesalahan berita berjudul "Pemerintah setop penerbangan luar negeri imbas konflik Iran" yang disiarkan ANTARA pada Selasa (17/3), pukul 17.27 WIB karena tidak sesuai dengan kaidah dan prinsip jurnalistik yang berlaku.
Dirut Kantor Berita ANTARA, Benny Siga Butarbutar, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan seluruh masyarakat Indonesia, serta stakeholders informasi lainnya terkait kesalahan berita berjudul "Pemerintah setop penerbangan luar negeri imbas konflik Iran" yang disiarkan ANTARA pada Selasa (17/3), pukul 17.27 WIB karena tidak sesuai dengan kaidah dan prinsip jurnalistik yang berlaku.

HaloJember - Direktur Pemberitaan Kantor Berita ANTARA Virgandhi Prayudantoro menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan dalam pengutipan pernyataan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam berita berjudul "Pemerintah setop penerbangan luar negeri imbas konflik Iran".

"Kami dengan menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya atas kesalahan pengutipan pernyataan yang disampaikan Pak Mensesneg. Kami memohon maaf kepada Pak Mensesneg dan seluruh masyarakat Indonesia," kata Virgandhi di Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan bahwa kesalahan pengutipan tersebut terkait konteks kutipan yang seharusnya mengenai penundaan pengiriman pasukan TNI ke Gaza.

Menurut dia, pewarta Kantor Berita ANTARA justru mengutip pernyataan Mensesneg terkait menghentikan penerbangan dari Indonesia ke luar negeri karena konflik di Iran.

"Kesalahan tersebut murni salah konteks pengutipan pernyataan narasumber dalam hal ini Pak Mensesneg," ujarnya.

Virgandhi menegaskan bahwa Kantor Berita ANTARA berkomitmen untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pemberitaan.

Editor : Hariri HJ
Ada Kesalahan Berita ANTARA Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka Direktur Pemberitaan Kantor Berita ANTARA Virgandhi Prayudantoro Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi