Sekolah Tetap Masuk! Pemerintah Batalkan Rencana Pembelajaran Daring di Tengah Konflik Timur Tengah
Sidkin• Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37 WIB
Menko PMK RI Pratikno
JAKARTA, Halojember — Kabar yang sempat membuat orang tua dan siswa was-was akhirnya terjawab.
Pemerintah memastikan pembelajaran daring tidak akan diberlakukan untuk siswa.
Keputusan ini diambil setelah sebelumnya wacana belajar dari rumah sempat mengemuka sebagai salah satu opsi menghadapi dampak krisis energi akibat konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan, proses belajar mengajar harus tetap berjalan seperti biasa, yakni secara tatap muka atau luring.
Ia khawatir jika pembelajaran daring dipaksakan, justru akan memunculkan masalah baru yang lebih serius di dunia pendidikan.
"Pentingnya menjaga kualitas pendidikan siswa, pembicaraan lintas kementerian bahwa pembelajaran daring bagi siswa tidak menjadi sebuah urgensi saat ini," ujar Pratikno dalam keterangan resminya, Selasa (24/3/2026).
Pratikno menekankan bahwa pemerintah tidak ingin proses pendidikan terganggu dan berujung pada learning loss. Yakni kondisi siswa kehilangan kemampuan belajar akibat jeda atau gangguan dalam proses pendidikan.
Keputusan ini diambil setelah koordinasi lintas kementerian, melibatkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Agama (Kemenag).*