Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Warga Ungkap Detik-Detik saat Petir Menyambar 10 Wisatawan di Lumajang, 1 Tewas

Sidkin • Minggu, 29 Maret 2026 | 18:00 WIB
Ilustrasi petir menyambar. Di Lumajang, 10 orang tersambar petir saat berada di pesisir pantai. Warga mengungkapkan detik-detik tragedi itu terjadi. (Foto Pinterest).
Ilustrasi petir menyambar. Di Lumajang, 10 orang tersambar petir saat berada di pesisir pantai. Warga mengungkapkan detik-detik tragedi itu terjadi. (Foto Pinterest).
 

LUMAJANG, Halojember — Liburan di tepi pantai berubah menjadi tragedi dalam sekejap.

Sebanyak 10 wisatawan yang tengah menikmati kawasan pantai di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tersambar petir pada Sabtu (28/3/2026) sore.

Insiden ini terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di Pantai Bambang dan Pantai Watu Pecak.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara sembilan lainnya mengalami luka-luka dan langsung mendapat perawatan intensif di RSUD Pasirian.

Baca Juga: Liburan Lebaran, Sepuluh Orang Tersambar Petir Satu Tewas di Pantai Lumajang Jawa Timur

Penjabat (Pj) Kepala Desa Bago, Wahyudi, membenarkan bahwa cuaca di sekitar pantai memang memburuk sejak pukul 15.00 WIB. Hujan lebat disertai sambaran petir terus-menerus terjadi.

"Ada 8 orang yang jadi korban di Pantai Bambang. Satu pengunjung meninggal dunia, satu masih koma, dan enam lainnya mengalami luka ringan," ujarnya.

Tenda yang Seharusnya Melindungi

Di Pantai Bambang, korban yang meninggal diidentifikasi sebagai Alvin, warga Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Salah seorang korban selamat, Sutikno, menceritakan bahwa ia bersama tujuh rekannya tengah menikmati suasana pantai ketika hujan deras dan petir mulai berdatangan.

Baca Juga: Warga Jember Wajib Tahu! Prakiraan Cuaca Sepekan ke Depan, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Petir

Mereka memutuskan berlindung di sebuah tenda milik warga di sekitar pantai.

Tapi justru tenda itulah yang tersambar petir.

"Kami berteduh di tenda. Tidak ada yang sedang bermain ponsel, tiba-tiba langsung tersambar," kata Sutikno di RSUD Pasirian.

Alvin tewas seketika di tempat, sementara tujuh rekannya menderita luka bakar.

Baca Juga: Ekstrem, 3 Orang Tewas Tertimpa Tiang Listrik dan Pohon Tumbang saat Hujan dan Angin Kencang, Warga Banyak yang Panik

Petir Sambar Bapak dan Anak di Watu Pecak

Sementara itu, di Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, dua orang juga menjadi korban sambaran petir.

Siarum, salah satu keluarga korban, menuturkan, kejadian berlangsung di belakang warung tempat mereka berjualan makanan.

Saat itu, ayah dan anaknya sedang berada di belakang warung ketika petir tiba-tiba menyambar.

Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Porak-porandakan 4 Kecamatan di Jember, Ini Dampaknya

"Saya sedang jualan, di belakang ada bapak sama anak saya. Tiba-tiba petir menyambar dan bapak sudah tergeletak," tuturnya dengan nada sedih.

Seluruh korban dari kedua lokasi telah dievakuasi dan mendapat penanganan medis di RSUD Pasirian.

Saat terjadi hujan deras disertai potensi petir, Pemkab Lumajang mengimbau wisatawan untuk segera mencari bangunan permanen yang kokoh, bukan tenda atau warung, terutama saat cuaca buruk mulai melanda kawasan pesisir.*

Editor : Sidkin
#petir sambar orang #pesisir pantai #pantai di Lumajang #wisatawan #pengunjung #Pantai Watu Pecak #Pantai Bambang #lumajang