JEMBER, Halojember – Malam Minggu, 28 Maret 2026, menjadi malam yang tak akan terlupakan bagi F (15), pelajar kelas 1 SMA di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Tanpa sempat berpamitan, ia dijemput paksa oleh sejumlah pemuda menggunakan sepeda motor sekitar pukul 23.00 WIB.
Tak ada yang menyangka, kepergian itu berujung pada pengeroyokan brutal di area persawahan sepi.
F dibawa ke Bulakan Kecik, Desa Keting, Kecamatan Jombang. Lokasi ini jauh dari pemukiman.
Di sanalah, sekitar 10 pemuda mengeroyoknya tanpa ampun.
"Di video kepala diinjak, terus dipukul, mukanya di tendang pakai kaki, juga ditonjok," aku Samiati, ibu korban.
Ia mengatakan, anaknya hanya mengenali dua orang yang mengereyok, yakni dua teman SMP dulu. Sedangkan 8 orang lainnya, tidak dikenal.
Setelah puas menganiaya, para pelaku pergi begitu saja meninggalkan F sendirian di lokasi.
Dengan kondisi tubuh penuh luka dan hanya mengenakan celana dalam, F berjalan kaki sekitar tiga kilometer untuk pulang ke rumah.
Ia tiba sekitar pukul 02.30 dini hari dengan tubuh penuh lebam dan luka lecet di tangan, bibir, kepala, hingga punggung.
Samiati yang melihat kondisi anaknya langsung terkejut dan segera membawanya ke puskesmas untuk mendapat pertolongan medis.
Ia pun tak tinggal diam dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Jombang.
Kanit Reskrim Polsek Jombang, Bripka Ahmad Makmur, membenarkan laporan tersebut.
"Pemeriksaan awal sudah. Visum korban juga sudah. Selanjutnya kami selidiki lebih lanjut," ujarnya.*
Editor : Sidkin