HALOJEMBER – Peristiwa mencekam melanda kawasan Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4/2026) malam.
Sebuah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) mengalami kebakaran hebat yang mengakibatkan belasan orang mengalami luka-luka.
Insiden ini menimbulkan kerugian material yang cukup besar dan kerusakan pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi kejadian.
Bagi kamu yang melintasi area tersebut, situasi saat ini masih dalam penanganan dan pendataan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Sebanyak 12 korban yang terdiri dari warga sekitar dan pegawai SPBE kini tengah menjalani perawatan intensif di empat rumah sakit berbeda, yaitu RS Kartika Husada, RSUD Kabupaten Bekasi, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, dan RS Citra Arafiq.
Dampak Kerusakan dan Kerugian Material
Baca Juga: Jawa Pos Berdamai dengan Dahlan Iskan, tapi Kasus Rp 89 Miliar Nany Widjaja Tetap Jalan
Kebakaran yang melanda area seluas kurang lebih 2.000 meter persegi tersebut menghanguskan berbagai aset berharga.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, terdapat kerusakan berat yang mencakup tiga unit lapak, enam unit truk SPBE, serta tujuh unit kendaraan roda dua.
Tak hanya itu, dampak api juga merembet ke bangunan sekitar dengan rincian empat unit kios mengalami kerusakan sedang.
Sementara untuk kerusakan ringan, tercatat ada 10 unit rumah warga dan satu musala yang terdampak jilatan api.
Hingga saat ini, nilai total kerugian material masih dalam proses perhitungan oleh tim terkait di lapangan agar kamu mendapatkan informasi yang akurat nantinya.
Diduga Dipicu Kebocoran Gas dan Arus Pendek
Baca Juga: Sejumlah Negara Asia Sudah Naikkan Harga BBM, Kenapa di Indonesia Masih Stabil?
Berdasarkan informasi awal dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, api diduga kuat berasal dari adanya kebocoran gas di lokasi kejadian.
Aroma gas yang menyengat sempat dirasakan oleh warga sekitar sesaat sebelum ledakan terjadi.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa percikan api yang memicu ledakan berasal dari arus pendek listrik atau korsleting di area SPBE.
Pertemuan antara akumulasi gas yang bocor dengan percikan listrik tersebut akhirnya memicu ledakan hebat yang menghanguskan area pengisian gas tersebut.
Namun, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti dari musibah ini.
Masyarakat di sekitar lokasi diimbau untuk tetap waspada dan memberikan ruang bagi petugas yang sedang melakukan investigasi.
Bagi kamu yang tinggal di kawasan padat industri atau dekat dengan fasilitas pengisian energi, pastikan untuk selalu memperhatikan standar keamanan kelistrikan dan segera melapor jika mencium aroma gas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.
DATA KERUSAKAN INSIDEN SPBE CIMUNING:
| Kategori Kerusakan | Objek Terdampak | Jumlah |
| Korban Luka | Warga & Pegawai | 12 Orang |
| Kerusakan Berat | Truk SPBE & Motor | 13 Unit |
| Bangunan (Berat) | Lapak Usaha | 3 Unit |
| Bangunan (Sedang) | Kios | 4 Unit |
| Bangunan (Ringan) | Rumah & Musala | 11 Unit |
Editor : Rifki Bagus