HaloJember - Berdasarkan data terkini dari kejadian gempa bumi bermagnitudo (M) 7,6 yang berpusat di Laut Maluku Utara (2 April 2026), dampak kerusakan fasilitas meliputi tingkat ringan hingga berat di beberapa wilayah, terutama Kota Ternate dan Sulawesi Utara.
Gempa ini berjenis dangkal akibat aktivitas deformasi kerak bumi.
Berikut adalah rincian dampak kerusakan fasilitas akibat gempa M 7,6:
Baca Juga: Astagfirullah, Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Ternate, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
1. Fasilitas Ibadah dan Perumahan Warga
Gereja: Dilaporkan setidaknya 5 gereja rusak di Ternate, di mana 2 di antaranya rusak berat dan 3 rusak ringan. Gereja Kalvari di Pulau Batang Dua juga dilaporkan terdampak.
Rumah Warga: Sejumlah rumah warga mengalami keretakan pada dinding dan kerusakan struktural, dengan laporan kerusakan berat dan ringan di Kelurahan Ganbesi, Ternate Selatan.
Rumah Ibadah (Masjid): Dilaporkan kubah dan menara masjid mengalami keretakan.
2. Fasilitas Publik dan Pemerintahan
Gedung Olahraga: Gedung KONI Sulawesi Utara (Sario, Manado) mengalami kerusakan cukup parah.
Layanan Kesehatan: Dinding RS Siloam Manado dilaporkan retak dan beberapa serpihan beton jatuh. Unit pelayanan di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate mengalami kerusakan ringan.
Fasilitas Umum: Dilaporkan adanya kerusakan plafon gipsum dan retak tembok pada fasilitas publik di kawasan pemukiman.
Baca Juga: Gempa Guncang Selatan Busel M 3,2, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami
3. Infrastruktur dan Utilitas Umum
Jaringan Listrik: Listrik padam di beberapa wilayah Kota Manado pascagempa.
Akses Jalan/Bangunan: Dinding rumah bergetar hebat, barang-barang elektronik jatuh, dan warga panik berhamburan.
4. Dampak Akibat Tsunami Kecil
Baca Juga: Dampak Gempa Sumenep, Ruang Kelas MI dan Teras RA di Jember Ambruk, Begini Kondisinya
BMKG mencatat kenaikan muka air laut (tsunami kecil) dengan ketinggian bervariasi:
· Halmahera Barat (0,3 meter).
· Bitung (0,2 meter).
· Minahasa Utara (0,75 meter).
· Belang (0,68 meter).
Hal ini berpotensi merusak fasilitas di pesisir pantai.
5. Fasilitas Pendidikan
Akibat kerusakan bangunan dan guncangan yang kuat, sejumlah sekolah dan kampus di Manado meliburkan kegiatan belajar mengajar.
Baca Juga: Dalam Sejam, Gempa Susulan Berulang Kali Guncang Sumenep, Ini Rilis BMKG
Tindakan Darurat:
Pemerintah daerah (BPBD) Maluku Utara dan Sulawesi Utara terus melakukan asesmen, dan BMKG memperingatkan adanya potensi gempa susulan (dilaporkan terjadi belasan gempa susulan dengan magnitudo terbesar 5,5).
Editor : Hariri HJ