JEMBER, Halojember – Di balik brutalnya pengeroyokan yang menimpa F (15), pelajar SMA di Kecamatan Kencong, Jember, tersimpan pemicu yang terbilang sepele.
Bukan soal permusuhan, bukan pula dendam yang mendalam, melainkan sebuah pesan yang dikirim dari ponsel F oleh temannya kepada orang yang diduga pacar salah satu pelaku.
Samiati, ibu F, menjelaskan, ponsel anaknya saat itu dipinjam oleh seorang teman tanpa sepengetahuannya.
Baca Juga: Dijemput Paksa Tengah Malam, Pelajar SMA di Jember Dikeroyok 10 Orang lalu Ditelanjangi
Teman itulah yang kemudian mengirim pesan kepada seseorang yang ternyata memiliki kaitan asmara dengan salah satu pelaku.
Merasa tak terima, pelaku pun mencari F dan berujung pada pengeroyokan malam itu.
"Ponsel anak saya dipakai temannya ngirim pesan ke seseorang yang mungkin pacar dari salah satu pelaku. Tidak terima hanya gara-gara itu," ungkap Samiati.
Baca Juga: Video Ditelanjangi Disebar ke Grup Sekolah, Pelajar Korban Pengeroyokan Trauma Tak Mau Masuk Kelas
Akibat kesalahpahaman itu, F harus menanggung konsekuensi yang jauh melampaui kesalahannya. Korban dikeroyok 10 orang, ditelanjangi, direkam, dan videonya disebarkan ke grup sekolah.
Samiati pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Jombang dan sudah dimintai keterangan.
"Sudah kami laporkan ke Polsek Jombang, langsung dimintai keterangan, dan besok (hari ini,Red) mau diperiksa lagi," ungkapnya.
Baca Juga: 9 Hari Buron, Pelaku Kekerasan Seksual di Balung Jember Akhirnya Dibekuk Polres Jember
Polsek Jombang kini tengah menyelidiki kasus ini lebih lanjut.
Kanit Reskrim Polsek Jombang Bripka Ahmad Makmur memastikan proses hukum sedang berjalan, termasuk visum terhadap korban yang sudah rampung.
"Selanjutnya, kami selidiki lebih lanjut kasus ini," pungkasnya.*
Editor : Sidkin