Edufun Fact Ekonomi dan Bisnis Fashion Halotech Health Hukum dan Kriminal Info Loker Infotainment Jtizen Lifestyle Movie Musik News Opini Otomotif Pemerintahan Plesir & Kuliner Politik Puisi Seni & Budaya Sport Suwar Suwir

Ambruknya Gedung KONI hingga Satu Orang Tewas Akibat Retuntuhan saat Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara

Hariri HJ • Kamis, 2 April 2026 | 23:15 WIB
Kondisi bangunan rusak pasca gempa. (Foto: padek.jawapos.com)
Kondisi bangunan rusak pasca gempa. (Foto: padek.jawapos.com)

HaloJember - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara pada Kamis, 2 April 2026, mengakibatkan kerusakan parah pada Gedung KONI Sario di Manado dan menelan satu korban jiwa. 

Berikut rincian dampak dahsyat gempa tersebut:

Pusat Gempa: Berada di laut, sekitar 129 km tenggara Bitung dengan kedalaman 62 km (diperbarui menjadi 33 km dalam beberapa analisis).

Baca Juga: Saat Gempa M7,6 Guncang Sulawesi Utara & Maluku Utara, Tim Gabungan Gerak Cepat Evakuasi Warga

Guncangan berlangsung selama lebih dari satu menit dan sempat memicu peringatan dini tsunami.

Kerusakan Gedung KONI: Bangunan Hall B atau area aksesori di kompleks KONI Sulawesi Utara mengalami kerusakan berat dan runtuh. Material reruntuhan berupa panel komposit dan bagian tembok atas menimpa area di bawahnya.

Korban Jiwa: Seorang wanita lansia bernama Deice Lahia (70), yang merupakan pemilik kantin atau pedagang UMKM di area gedung, meninggal dunia setelah tertimpa material bangunan yang roboh.

Baca Juga: Satu Tewas dan Banyak yang Terluka Akibat Gempa Bumi di Ternate, Evakuasi Terus Dilakukan

Korban Luka: Satu orang dilaporkan mengalami patah kaki setelah melompat dari bangunan saat mencoba menyelamatkan diri dari guncangan.

Dampak Lain: Gempa ini memicu tsunami kecil dengan ketinggian bervariasi, seperti 0,75 meter di Minahasa Utara dan 0,3 meter di Halmahera Barat.

Kondisi Terkini Pascagempa (Update 2 April 2026)

Status Peringatan Tsunami: BMKG telah secara resmi mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 09.56 WIB.

Gelombang tsunami kecil sebelumnya sempat terdeteksi di beberapa titik, termasuk Minahasa Utara (0,75 m), Sidangoli (0,35 m), dan Bitung (0,20 m).

Korban Jiwa & Luka: Tercatat satu korban meninggal dunia, yaitu seorang wanita lansia (70 tahun) yang tertimpa reruntuhan di area Gedung KONI Sario, Manado. Satu orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Kerusakan Infrastruktur: Kerusakan paling signifikan terjadi pada Hall B GOR KONI Sario yang mengalami roboh pada bagian atap dan tembok atas. Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada beberapa rumah warga, tempat ibadah di Pulau Batang Dua, dan fasilitas umum lainnya.

Baca Juga: Update Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Bitung Sulawesi Utara Hari Ini, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Gempa Susulan: Hingga siang hari, telah terjadi lebih dari 48 gempa susulan, dengan kekuatan terbesar mencapai M 5,5.

Prosedur & Panduan Evakuasi

Berdasarkan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto dan pihak berwenang (TNI/Polri/BNPB), berikut langkah evakuasi yang harus dilakukan:

Prioritas Keselamatan:

Jangan kembali ke dalam bangunan yang sudah mengalami keretakan atau kerusakan struktur hingga dinyatakan aman oleh petugas.

Hindari area pesisir pantai untuk sementara waktu guna mengantisipasi potensi gelombang susulan, meskipun peringatan dini telah berakhir.

Titik Kumpul & Pengungsian:

Masyarakat diminta bergerak ke titik aman atau dataran tinggi sesuai jalur evakuasi yang telah ditetapkan oleh BPBD setempat.

Personel dari Kodam XIII/Merdeka dan Polda Sulut telah dikerahkan ke lokasi terdampak untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan puing.

Editor : Hariri HJ
#Ambruknya Gedung KONI hingga Satu Orang Tewas Akibat Retuntuhan saat Gempa M 7 #6 di Sulawesi Utara