BOJONEGORO, Halojember — Lima orang harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan parah yang terjadi di Flyover Gayam, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026).
Kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan buah naga dan SUV Toyota Rush itu mengakibatkan kondisi kabin mobil penumpang ringsek parah.
Hal itu memaksa tim penyelamat bekerja keras mengeluarkan para korban satu per satu.
Baca Juga: Gagal Mendahului di Flyover Gayam Bojonegoro, Toyota Rush Ringsek Tertimpa Truk
Korban Terjepit, Evakuasi Berlangsung Dramatis
Di antara lima korban, sejumlah penumpang yang berada di dalam Toyota Rush mengalami kondisi paling kritis.
Benturan keras antara mobil dan truk membuat struktur kabin Toyota Rush terdeformasi hebat, terutama di sisi kanan dan kiri depan. Kondisi ini menjebak penumpang di dalamnya.
Petugas kepolisian, Basarnas, dan BPBD Bojonegoro bergegas ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Dibantu petugas medis, mereka berjibaku mengeluarkan korban yang terjepit di antara bodi kendaraan yang saling mengunci.
Proses ini tidak mudah. Kendaraan yang ringsek parah membuat ruang gerak penyelamat sangat terbatas, sehingga evakuasi berlangsung ekstra hati-hati untuk menghindari cedera tambahan pada korban.
Lima Orang Terluka, Langsung Dibawa ke RSUD Padangan
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, membenarkan bahwa total ada lima korban dalam kecelakaan ini.
Mereka terdiri dari K.A. (45), pengemudi truk, warga Banyuwangi; satu penumpang truk; A.F.S. (66), pengemudi Toyota Rush, warga Kecamatan Kapas, Bojonegoro; dan tiga penumpang Toyota Rush
"Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD Padangan untuk mendapatkan perawatan," ujar Septian.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi rinci masing-masing korban masih dalam pemantauan pihak rumah sakit.
Baca Juga: Detik-detik Ibu Terhindar dari Kecelakaan Maut Terekam CCTV, Warganet Sebut Mukjizat
Kerugian Capai Rp 50 Juta
Selain korban luka, kecelakaan ini juga meninggalkan kerugian material yang tidak kecil. Kedua kendaraan mengalami kerusakan parah, dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 50 juta.
Kasus ini kini tengah diselidiki oleh Satlantas Polres Bojonegoro untuk menentukan penyebab pasti dan kronologi lengkap kejadian.*
Editor : Sidkin